• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kebijakan Penghapusan Pungutan Ekspor Belum Berdampak Signifikan Dongkrak Harga TBS

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
2 Agustus 2022
pemungutan ekspor cpo, harga referensi cpo
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Kebijakan pemerintah menghapus pungutan ekspor (PE) CPO dan turunannya, sejauh ini belum memberikan dampak signifikan terhadap kenaikan harganya TBS kelapa sawit. Terutama petani sawit swadaya, menurut data dari Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS).

Berdasarkan pantauan harga oleh SPKS yang di lakukan di wilayah-wilayah anggota di 10 Provinsi dan 14 Kabupaten berdasarkan data tanggal 1 Agustus 2022 kenaikan harga TBS hanya berkisar Rp300 per kilogram.

Misalnya di Sulawesi Barat Kab. Pasang Kayu dan Mamuju Tengah, TBS dihargai hanya Rp900 per kilogram. Sementara di Sumatera Selatan Kab. Muba, TBS petani swadaya dihargai Rp750 per kilogram.

“Harga di petani sawit swadaya anggota SPKS paling tinggi untuk tanggal 1 agustus 2022 di Kabupaten Rokan Hulu Riau yaitu Rp1.540 per kilogram. Kalau untuk di harga yang dikeluarkan oleh Dinas Perkebunan yang tertinggi di rokan hulu sekitar Rp1.937,” kata Sekjen SPKS, Mansuetus Darto.

Darto melanjutkan, harga di tingkat petani sawit swadaya itu masih berada di bawah batas yang ditetapkan pemerintah yakni paling rendah Rp1.600. Dengan harga TBS yang berlaku saat ini, petani sawit swadaya belum bisa menutupi biaya produksi (HPP) sekitar Rp 2.000 per kilogram. 

“Dengan kondisi sekarang mayoritas petani sawit tidak melakukan pemupukan dan perawatan kebun,” imbuh dia.

Sebelumnya, waktu pembebasan pungutan ekspor CPO dan turunannya, telah diusulkan untuk diperpanjang oleh Kementerian Perdagangan ke Kemenkeu, Kata Plt Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Syailendra.

Dia mengungkapkan, usulan perpanjangan tersebut bertujuan untuk mengosongkan tangki timbun para pengusaha sawit dan agar dapat mengerek harga TBS dengan segera.

Meski demikian, Syailendra belum dapat memastikan berapa lama perpanjangan waktu penghapusan pungutan Ekspor CPO dan turunannya ini.

“Perpanjangannya belum tahu sih ini, tapi minimal sampai September atau Oktober,” katanya seperti dikutip dari kontan, Senin, 1 Agustus 2022.

Dijelaskan, sejauh ini belum ada keputusan apapun terkait usulan tersebut. Namun dia mengklaim bahwa usulannya sudah disampaikan.***

Tags: cpocpo nasionalharga sawitPungutan ekspor
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga TBS Mitra Swadaya Riau Turun jadi Rp3.603,92/Kg
Ekonomi

Harga TBS Mitra Swadaya Riau Turun jadi Rp3.603,92/Kg

...

Read moreDetails
Program Prabowo yang Satu Ini Ancam Ekspor Minyak Sawit Indonesia pada 2027

Cek Harga TBS Mitra Plasma Riau Pekan Ini

Program Prabowo yang Satu Ini Ancam Ekspor Minyak Sawit Indonesia pada 2027

Program Prabowo yang Satu Ini Ancam Ekspor Minyak Sawit Indonesia pada 2027

Dana PSR di Riau Naik Jadi Rp60 Juta per Hektare, Ini Aturannya

Ekspor CPO Diproyeksi Susut 4 Juta Ton di 2027, GAPKI Peringatkan Efek Domino ke Subsidi Biodiesel

Harga Kontrak CPO Malaysia Kompak Turun, Berikut Proyeksi Harga Pekan Ini

Harga Kontrak CPO Malaysia Kompak Turun, Berikut Proyeksi Harga Pekan Ini

Harga TBS Swadaya di Riau Naik, Harga Tertingginya Segini. Harga CPO

Harga TBS Kelapa Sawit Plasma di Riau Juga Turun, Cek Selengkapnya di Sini

Next Post
Peternakan babi, salah satu komoditi impor di China - (Foto: iStock/YouTube Daud Kim)

Riset Ini Menyebut Kandungan Nutrisi di Susu Babi Dianggap Lebih Tinggi dari Sapi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.