• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Inilah yang Menyebabkan Barang-barang dari China ‘Rusak Pasar’ Indonesia

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
7 Desember 2021
Kapal pengangkut barang dari luar negeri - (Foto: @shutterstock.com)

Kapal pengangkut barang dari luar negeri - (Foto: @shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Produk-produk impor dari China selalu dijual dengan harga murah di pasar Indonesia. Hal ini membuat banyak spekulasi yang muncul, salah satunya merusak pasar di Indonesia.

Lantas, mengapa produk impor dari China selalu dijual dengan harga yang murah di Indonesia? Sejauh ini, produk impor dari China cukup mendominasi di perdagangan Indonesia. Terutama produk-produk yang yang dijual di e-Commerce pasti mayoritas diisi oleh produk asal China.

Salah satu faktor yang mendukung produk China melenggang di Indonesia adalah harga jualnya yang lebih murah dibanding produk lokal. Padahal seharusnya produk lokal justru lebih murah, bukan?

Dilansir laman Sariagri, terdapat beberapa faktor yang melatarbelakanginya. Pertama, barang impor dari China tidak dipungut bea masuk. Selain itu, ongkos kirim yang murah juga terdapat pada penjualan yang berasal dari China. Mungkin membingungkan bagaimana bisa barang impor tapi memiliki ongkos kirim yang murah.

Hal itu disebabkan banyaknya volume barang yang dikirim ke Indonesia. Diketahui pada Januari-Agustus 2021, Cina jadi pemasok barang impor non-migas tertinggi dengan total transaksi mencapai 34,67 miliar dolar AS atau 32,25 persen dari total impor non migas selama delapan bulan belakangan.

Sementara itu, infrastruktur pelabuhan Indonesia belum cukup memadai untuk pengiriman barang antar pulau. Sehingga mengakibatkan tarif kirim menjadi mahal.

Selain itu, terdapat pengaturan harga yang dilakukan pengusaha di China yang didasari penguasaan data pasar. Dari data yang diperoleh, pelaku usaha bisa menerapkan praktik dumping atau harga lebih murah dari harga jual produk yang sama di dalam negeri.

Pelaku usaha China juga lebih fokus dalam menggunakan biaya modal untuk produksi barang. Berbeda dengan Indonesia yang lebih fokus pada tenaga kerja. Itulah mengapa barang-barang dari China selalu dijual murah di Indonesia. (bpc2)

Tags: barang chinaharga produk chinaimporkualitas barang chinaproduk impir china
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Impor Daging dan Susu Thailand Ancam Neraca Perdagangan RI
Ekonomi

Impor Daging dan Susu Thailand Ancam Neraca Perdagangan RI

...

Read moreDetails
Industri yang Bergantung dengan Bahan Baku Impor Semakin Terjepit Beban Ganda

Industri yang Bergantung dengan Bahan Baku Impor Semakin Terjepit Beban Ganda

Malaysia Kenakan Pajak Impor Emas 10% Mulai Juni, Harga Emas Domestik Diprediksi Melebar

Malaysia Kenakan Pajak Impor Emas 10% Mulai Juni, Harga Emas Domestik Diprediksi Melebar

AS Bakal Ketar-ketir, China Hapus Tarif Impor Produk Afrika Demi Perluas Pengaruh Dagang Global

AS Bakal Ketar-ketir, China Hapus Tarif Impor Produk Afrika Demi Perluas Pengaruh Dagang Global

Tarif Impor Global 10% Sudah Berlaku, Trump Rencanakan Kenaikan hingga 15%

Tarif Impor Global 10% Sudah Berlaku, Trump Rencanakan Kenaikan hingga 15%

Pemerintah Impor 580 Ribu Indukan Ayam dari AS, Bagaimana Nasib Peternak?

Pemerintah Impor 580 Ribu Indukan Ayam dari AS, Bagaimana Nasib Peternak?

Next Post
Harga pupuk naik, Lahan sawit ilegal, perusahaan sawit

Harga TBS Sawit di Riau Turun, Umur 10-20 Tahun Rp3.379/Kg

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.