• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemerintah Impor 580 Ribu Indukan Ayam dari AS, Bagaimana Nasib Peternak?

Selain bibit indukan, pemerintah juga mengimpor Mechanically Deboned Meat (MDM) sebanyak 120.000 hingga 150.000 ton per tahun. Produk ini menjadi bahan baku vital bagi industri olahan makanan seperti sosis, nugget, dan bakso di dalam negeri.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
23 Februari 2026
Pemerintah Impor 580 Ribu Indukan Ayam dari AS, Bagaimana Nasib Peternak?

Foto: Ilustrasi.

220
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Pemerintah Indonesia memastikan kebijakan impor indukan ayam dari Amerika Serikat (AS) tidak akan merusak pasar domestik.

Pemerintah mengklaim bahwa langkah ini merupakan bagian dari implementasi kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang bertujuan memperkuat produktivitas peternakan nasional.

Menurut Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto, impor itu fokus pada live poultry untuk kebutuhan Grand Parent Stock (GPS) atau “bibit indukan utama,” katanya dalam keterangan resminya, pada 22 Februari 2026.

Indonesia saat ini belum memiliki fasilitas pembibitan GPS sendiri, sehingga ketergantungan pada impor masih tinggi untuk menjaga ketersediaan ayam pedaging di masa depan.

“Indonesia mengimpor produk ayam AS dalam bentuk live poultry untuk kebutuhan GPS sebanyak 580.000 ekor dengan estimasi nilai sekitar USD 17–20 juta. GPS ini sangat dibutuhkan peternak dalam negeri sebagai sumber genetik utama,” jelas Haryo.

Selain bibit indukan, pemerintah juga mengimpor Mechanically Deboned Meat (MDM) sebanyak 120.000 hingga 150.000 ton per tahun. Produk ini menjadi bahan baku vital bagi industri olahan makanan seperti sosis, nugget, dan bakso di dalam negeri.

Meskipun impor bagian ayam seperti dada (breasts) atau paha (legs) secara aturan tidak dilarang, Haryo menjamin prosesnya tetap melalui pengawasan ketat. Setiap produk yang masuk wajib memenuhi standar kesehatan hewan, keamanan pangan, serta ketentuan teknis yang berlaku.

Dia mengklaim bahwa kebijakan ini tidak akan membanjiri pasar dengan ayam potong siap konsumsi yang bisa menjatuhkan harga di tingkat peternak rakyat. Sebaliknya, kehadiran GPS justru menjadi fondasi agar peternak lokal bisa terus berproduksi secara berkelanjutan.

“Pemerintah tetap memprioritaskan perlindungan peternak dalam negeri serta menjaga keseimbangan pasokan dan harga ayam nasional. Tidak ada kebijakan yang mengorbankan industri domestik,” tegasnya.

Melalui skema ini, pemerintah berharap stabilitas harga protein hewani di pasar tetap terjaga sekaligus mengamankan bahan baku bagi industri manufaktur makanan nasional.***

Tags: bahan panganimporpeternakan
Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak
Ekonomi

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

...

Read moreDetails
Impor Daging dan Susu Thailand Ancam Neraca Perdagangan RI

Impor Daging dan Susu Thailand Ancam Neraca Perdagangan RI

Pemprov Riau Dorong ASN Kelola Usaha Budidaya Ayam Petelur Skala Kecil

Pemprov Riau Dorong ASN Kelola Usaha Budidaya Ayam Petelur Skala Kecil

Industri yang Bergantung dengan Bahan Baku Impor Semakin Terjepit Beban Ganda

Industri yang Bergantung dengan Bahan Baku Impor Semakin Terjepit Beban Ganda

Malaysia Kenakan Pajak Impor Emas 10% Mulai Juni, Harga Emas Domestik Diprediksi Melebar

Malaysia Kenakan Pajak Impor Emas 10% Mulai Juni, Harga Emas Domestik Diprediksi Melebar

Populasi Kerbau Sumbar Naik 6,7%

Populasi Kerbau Sumbar Naik 6,7%

Next Post

Nasabah BRK Syariah Dapat Nikmati Konsultasi Jantung Gratis dari Putra Specialist Hospital

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.