Ahli Epidemiologi Riau: Daerah Harus Fokus Pada Tracking Covid-19

Senin, 14 Juni 2021 16:18
Ahli Epidemiologi Riau: Daerah Harus Fokus Pada Tracking Covid-19
Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Riau dr Wildan Asfan Hasibuan MKes (Epid) – Foto: Melba / Bertuahpos.

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Ahli Epidemiologi Riau dr Wildan Asfan Hasibuan menjelaskan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan Pemda di Riau dalam upaya menekan angka kasus penyebaran covid-19 di daerah.

Hal ini diungkapkannya saat memberikan pemaparan materi terkait covid-19 di Kuansing, Senin, 14 Juni 2021. “Memang ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh petugas kesehatan di daerah dalam upaya menekan angka kasus penyebaran corona ini,” ungkapnya.

Menurut Wildan, selain penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, hal lain yang juga tak kalah penting adalah memperluas tracking terhadap pasien yang sebelumnya telah terdeteksi corona.

“Langkah ini sangat perlu agar penyebaran tidak meluas. Oleh sebab itu perlu dilakukan percepatan tracking, agar terdeteksi lebih cepat kemana saja virus itu telah menjalar,” ungkapnya.

Baca: Digantung di Tiang, Pohon dan Pagar Rumah, Ini Pemandangan Unik Warga Pekanbaru Buang Sampah

BACA JUGA:  Eskalasi COVID-19 Riau di Atas 500, Tenaga Kesehatan Angkat Tangan

Dijelaskannya, jika melihat kondisi tracking yang dilakukan oleh Kuansing, pada dasarnya tak jauh berbeda dengan kondisi tracking di daerah lain di Riau. 

“Jika saat ini Kuansing baru melakukan tracking 1 berbanding 3, terhadap pasien covid, ke depan harus 1 berbanding 15,” ucapnya.

Wildan mengatakan, upaya lain yang juga penting untuk segera direalisasikan, yakni target vaksinasi kepada masyarakat. Daerah menurut dia bisa meniru langka Provinsi Riau, yang selalu melibatkan TNI/Polri hingga aparat desa, dalam upaya menggesa percepatan realisasi vaksinasi.

“Selain itu, masyarakat harus selalu diingatkan agar selalu taat pada protokol kesehatan. Sebab itu yang paling utama untuk saat ini, apalagi pencapaian kekebalan kelompok melalui vaksin masih berjalan hingga saat ini,” tuturnya.

BACA JUGA:  Puskesmas di Pekanbaru Jangan Tolak Orang yang Mau Swab

(bpc2)

Berita Terkini

Jumat, 30 Juli 2021 18:13

Nelayan di Rohil Dapat Bantuan 30 Unit Rumah Panggung

Nelayan, Rohil

Jumat, 30 Juli 2021 17:05

Gubri Sebut Rumah Oksigen Bisa Tampung 200 Pasien Covid-19

Rumah Oksigen Riau

Jumat, 30 Juli 2021 16:03

Ha? Ada Tsunami di Indonesia Hari Ini?

Tsunami Indonesia

Jumat, 30 Juli 2021 15:30

Jokowi: Jangankan Lockdown, Semi Lockdown Saja Sudah Menjerit

Indonesia, Lockdown

Jumat, 30 Juli 2021 15:02

PPKM Level 4 di Pekanbaru Malah Bikin Warga Berkerumun di Tengah Jalan

PPKM Level 4 Pekanbaru

Jumat, 30 Juli 2021 14:15

Video: Pemprov Riau Diminta Segera Serahkan Draf APBD-P 2021

APBD-P Riau 2021

Jumat, 30 Juli 2021 13:30

Daerah Harusnya Bisa Gesa Realisasi Perlinsos dengan PMK Ini

PMK Perlinsos

Jumat, 30 Juli 2021 13:14

Hitung-Hitung Amalan Selama di Dunia

Islampedia

Jumat, 30 Juli 2021 12:36

Wagubri: Jaminan Kesehatan Adalah Hak Pekerja

Jaminan Kesehatan Pekerja