• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Polda Riau Antisipasi Pesan Berantai Terorisme

Tim Redaksi by Tim Redaksi
11 September 2013
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS, PEKANBARU – Kepolisian Daerah Provinsi Riau mengantisipasi pesan berantai terkait isu bakal adanya gerakan terorisme di seluruh Indonesia dalam rangka memperingati tragedi “September Kelabu”.
 
“Setiap informasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat selalu kami antisipasi. Hal ini sudah menjadi kewajiban dan tanggungjawab kami di kepolisian,” kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hermansyah, Rabu (11/9/2013).
 
Sebelumnya sejumlah kalangan masyarakat di Pekanbaru, Riau, diresahkan dengan pesan singkat via ponsel serta BlackBerry Messenger (BBM) yang berisikan bakal adanya gerakan terorisme untuk memperingati 11 September atau yang disebut sebagai September Kelabu.
 
Dalam pesan mengatasnamakan Densus 88 Antiteror tersebut, dituliskan bahwa sasaran teror adalah aparat kepolisian serta pegawai lembaga pemasyarakatan.
 
“Pesan singkat tersebut dapat dikatakan sebagai pesan berantai yang tidak jelas siapa sumbernya. Namun tetap saja wajib untuk diantisipasi,” kata dia.
 
Terorisme di sejumlah negara maju bahkan negara berkembang seperti Indonesia menurut Hermansyah bukanlah merupakan hal baru.
 
Namun terorisme menjadi aktual ketika terjadinya peristiwa “World Trade Center (WTC)” di New York, Amerika Serikat pada tanggal 11 September 2001 atau yang dikenal sebagai “September Kelabu”.
 
Pada peristiwa tersebut, dikabarkan lebih dari 3.000 orang menjadi korban.
 
Serangan itu dilakukan melalui udara, tidak menggunakan pesawat tempur, melainkan menggunakan pesawat komersil milik perusahaan Amerika sendiri, sehingga tidak tertangkap oleh radar Amerika Serikat.
 
Tiga pesawat komersil milik Amerika Serikat dibajak, dua di antaranya ditabrakkan ke menara kembar “Twin Towers World Trade Centre” dan gedung Pentagon.
 
Hermansyah mengimbau agar masyarakat tidak resah dengan pesan berantai tersebut, namun tetap waspada karena aksi-aksi terorisme bisa saja menimpa masyarakat atau yang bukan polisi.
 
“Kami mengharapkan antara masyarakat dengan kepolisian ada sinergitas. Karena keamanan tidak hanya bisa dilakukan oleh kepolisian saja, namun juga sinergi dengan masyarakat,” katanya.
 
Hermansyah mengharapkan masyarakat untuk memiliki daya cegah antiteror yakni dengan kepekaan serta mengantisipasi para pendatang baru di lingkungannya.
 
“Jika ada pihak yang mencurigakan, maka sebaiknya segera melaporkannya ke pihak kepolisian terdekat agar bisa ditindaklanjuti,” demikian Hermansyah.
 
(tribunpekanbaru)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

IHSG Turun 8 Poin

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.