Investor Ngantri Bangun RS di Pekanbaru

Kamis, 23 Januari 2014 18:39

Bertuahpos.com, Pekanbaru – Kota Bertuah merupakan kota tujuan Investasi terbaik di Indonesia bagi para pengusaha karena pertumbuhan ekonominya begitu tinggi. Pertummbuhan masyarakatnya melebihi tingkat penduduk nasional. Sehingga banyak para investor ingin melakukan investasi untuk membangun Rumah Sakit (RS).

Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT, Rabu (22/1/14) mengatakan, perkembangan bisnis RS di Pekanbaru semakin meningkat beberapa tahun belakangan ini. Bahkan, saat ini sudah banyak pengusaha yang mengajukan izin pembangunan RS kepadanya. Namun tidak semua bisa diberikan izin.

Firdaus menjelaskan, saat ini fasilitas kesehatan di Kota Pekanbaru terdiri dari 24 rumah sakit, 15 rumah sakit umum, 8 rumah sakit khusus, 1 rumah sakit jiwa, 7 rumah sakit ibu dan anak. Selain itu, masih terdapat 20 puskesmas dengan lima diantaranya bisa rawat inap, 35 Puskesmas Pembantu dan ratusan klinik kesehatan. “Tahun ini, rencananya perusahaan swasta akan membangun rumah sakit Muhammadiah dijalan Tuanku Tambusai serta rumah sakit rujukan kelas C milik pemerintah kota Pekanbaru dijalan Garuda Sakti Km 3.” Ungkapnya.

Dikatakannya, banyaknya RS yang hadir di Pekanbaru bukan karena kesadaran kesehatan yang tinggi, tapi karena kepedulian kesehatan yang masih rendah. sebab dari 20 puskesmas yang ada di pku rata-rata over capacity. (Syawal)

Baca: Xpress Air Pekanbaru Kurangi Frekuensi Terbang, Ini Alasannya

Berita Terkini

Minggu, 29 Maret 2020 17:34

Jabar Persiapan Lockdown

REGIONAL

Minggu, 29 Maret 2020 17:03

Alhamdulillah, Pasien Positif Corona di Riau Dinyatakan Sembuh

#VIRUSCORONA

Minggu, 29 Maret 2020 16:54

Ribuan Orang Mendaftarkan Diri Jadi Relawan Corona

#VIRUSCORONA

Minggu, 29 Maret 2020 16:48

Riau Anggap Belum Perlu Tutup Akses Masuk dan Keluar

REGIONAL

Minggu, 29 Maret 2020 15:27

Jokowi Akan Disalahkan Jika Tidak Karantina Wilayah

NASIONAL

Minggu, 29 Maret 2020 14:30

Lowongan Kerja Perawat dan K3RS RS Sansani Pekanbaru

LOWONGAN KERJA

Minggu, 29 Maret 2020 11:03

Sebaiknya New York Dikarantina

#VIRUSCORONA