• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pakar dan Peneliti Jawab Keraguan WHO Terhadap Alat Deteksi Corona Milik Indonesia

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
11 Februari 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Pakar dan pengeliti di Indonesia kompak menjawab kegelisahan organisasi kesehatan dunia, WHO, mengenai kesiapan Indonesia untuk mendeteksi keberadaan virus Corona di Tanah Air.

Sementara sejumlah negara secara terang-terangan sudah mengumumkan warganya yang terinfeksi virus Wuhan tersebut. Terhadap kecemasan ini, WHO sempat mengingatkan agar Indonesia punya kesiapan matang untuk menghadapi serangan wabah tersebut.

Ketua Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Institute, Amin Soebandrio, mengungkapkan sebenarnya alat pendeteksi virus ada banyak. Alat tes pan-coronavirus yang diandalkan Indonesia dapat mendeteksi segala jenis virus corona.

“Pan-CoV artinya virus corona apapun akan terdeteksi menggunakan PCR–polymerase chain reaction. Jika positif, dilanjutkan dengan sekuensing–pengurutan DNA–untuk mengidentifikasi jenis virus coronanya, termasuk CoV Wuhan, kalau ada,” kata Amin sebagaimana dilaporkan CNNIndonesia.com. “Alat hardware laboratorium lain (pendukung) tentu banyak sekali.”

Peneliti di Pusat Penelitian Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI, Ratih Asmana Ningrum, menyebut alat pendeteksi virus corona tak ada membeda. Menurut dia yang berbeda hanya bahan penandanya.

“Kalau secara alat, semuanya sama. Yang membedakan bahan penandanya, penanda umum atau penanda khusus virus corona baru. Sebenarnya, semua pengetesan virus corona menggunakan metode berbasis biologi molekuler,” jelasnya.

Ratih menyimpulkan, metode berbasis biologi molekuler itu yang dideteksi adalah keberadaan material genetik virus corona dalam suatu sampel. Jadi, tim medis mesti mengisolasi RNA virus terlebih dahulu sebelum dideteksi lebih lanjut.

“Tahapannya, isolasi RNA, pengubahan RNA menjadi cDNA dengan metode reverse transcriptase PCR, dan amplifikasi DNA dengan metode PCR atau real time PCR. Saat tahapan amplifikasi DNA, kita menggunakan suatu penanda spesifik yaitu penanda virus corona,” terang Ratih.

Bahan untuk mendeteksi virus corona ada berbagai macam, ada yang bisa mendeteksi virus corona secara umum atau ada juga virus corona khusus yaitu novel corona virus.

Sebelumnya, Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Achmad Yurianto menepis tudingan bahwa Kemenkes tidak memiliki alat baru pendeteksi corona.

Kemenkes telah melakukan double check di pintu-pintu masuk ke Indonesia. Selain menggunakan alat deteksi pan-Corona, Kemenkes juga menggunakan PCR yang bisa langsung mendeteksi virus corona. (bpc3)

Tags: CoronaCorona virusWHO
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

kasus penyakit cacar monyet, vaksin cacar monyet
Berita

WHO Pertegas Orang Terinfeksi Cacar Monyet Jangan Dekati Hewan Peliharaan

...

Read moreDetails
penyakit cacar monyet

Dunia Darurat Wabah Cacar Monyet, Pemerintah Indonesia Sebut Masih Jauh dari Pandemi

percepatan vaksinasi booster, vaksin 24 jam, puncak kasus subvarin omicron, capaian vaksinasi booster riau

Indonesia Diprediksi Akan Hadapi Puncak Omicron Varian BA.4 & BA.5 Pada Juli Ini

WHO: Jangan Panik dengan Cacar Monyet

kasus penyakit cacar monyet, vaksin cacar monyet

Makin Mengkhawatirkan, Denmark Akan Suntikkan Vaksin Cacar Monyet ke Warganya

kasus penyakit cacar monyet, vaksin cacar monyet

Kata WHO, Kasus Cacat Monyet Kian Merebak di Dunia, Orang Tua yang Merawat Anaknya Rentan Tertular

Next Post
Karen Idol - (Foto: instimewa)

Suami Karen Idol Arya Satria Diperiksa Polisi Atas Kasus Kematian Anaknya

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.