Tinjau Peternakan Burung Puyuh, Ketua PKK Siak Sebut Bisa Menambah Omset Bagi Kaum Ibu di Tengah Covid-19

Senin, 13 Juli 2020 11:03
Tinjau Peternakan Burung Puyuh, Ketua PKK Siak Sebut Bisa Menambah Omset Bagi Kaum Ibu di Tengah Covid-19

BERTUAHPOS.COM, SIAK – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Siak, Rasidah Abdul Gani mengajak para ibu-ibu turut andil dalam membangkitkan kondisi ekonomi keluarga yang anjlok akibat dampak dari Covid-19.

Istri Bupati Siak ini mengaku terinspirasi oleh usaha peternakan burung puyuh milik Endang Suprihatin (51) seorang ibu yang merupakan warga Kampung Bungaraya, Kecamatan Bungaraya yang sempat ia kunjungi pagi ini, Senin, 13 Juli 2020.

Advertisement

Rasidah kagum dengan Endang yang mampu berinovasi dalam menciptakan peluang usaha untuk meningkatkan pendapatannya.

“Kegiatan ibu Endang itu bisa dicontoh oleh kaum ibu-ibu lain, peluang usaha yang cukup menjanjikan untuk mendapat tambahan penghasilan,” kata Rasidah yang juga berprofesi sebagai guru di SMA Negeri 1 Siak itu.

Baca: HM WARDAN IRUP HARDIKNAS DAN HARI OTDA

Ia menceritakan, usaha peternakan burung puyuh Endang baru berjalan 1 tahun 6 bulan. Namun omset yang di dapat cukup untuk menambah penghasilan sehari-hari.

“Prospek beternak burung puyuh itu pemasaran telurnya lancar, harga telur normal, dan ketersediaan pakan cukup memadai. Termasuk mudah untuk dibudidayakan,” katanya.

Dijelaskannya, dalam sehari peternakan burung puyuh Endang bisa menghasilkan 6 papan telor sekali panen. Satu papan itu sebanyak 100 butir dijual Rp30 ribu per papan. Jika dijumlahkan sehari diperoleh Rp180 ribu per hari, dari 600 ekor yang produktif.

“Berawal dari 50 ekor burung puyuh hingga sekarang ini sudah berkembang biak menjadi banyak,” cerita Rasidah.

Selain menjual telurnya, sambung Rasidah, Endang juga menjual burung puyuh anakan dan indukan. Untuk umur 20 hari ia jual Rp8.000 per ekor, umur 30 hari Rp10.000 dan yang produktif atau siap bertelur  Rp12.000 per ekor.

Menurut Rasidah, beternak puyuh tidak begitu banyak memakan tempat, sehingga bisa dipelihara di pekarangan rumah seperti yang dilakukan Endang.

Ia berharap, kaum perempuan khususnya di Kabupaten Siak dapat mengambil pelajaran dari usaha yang digandrungi Endang dan bisa membaca peluang usaha agar dapat meningkatkan pendapatan keluarganya pasca Covid-19. (adv)