• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, November 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pengusaha Obat Keluhkan Tunggakan BPJS Sebesar Rp3,6 Triliun

Tim Redaksi by Tim Redaksi
30 Januari 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Para pengusaha obat-obatan terpaksa melepaskan keluh kesahnya kepada Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK). Keluhan itu terkait tunggakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang punya tunggakan sebesar Rp3,6 triliun ke para pengusaha obat. Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia menyampaikan keluhan ini langsung ke JK saat pertemuan di ruang kerja Wakil Presiden tersebut.

“Sekarang mungkin sekitar Rp3,6 triliun yang belum terbayar dan cukup lama utangnya. Ada yang (jatuh tempo) 60 hari, 90 hari, ada juga yang sudah 120 hari belum terbayar,” ujar Ketua GP Farmasi, Tirto Kusnadi, Rabu 30 Januari 2019, seperti dilansir dari CNNIndonesia.com. Tunggakan ini sudah ada sejak BPJS Kesehatan diberlakukan dan diyakini masalah ini akan sangat mengganggu pertumbuhan industri farmasi di Tanah Air.

Dia menyebut awalnya memang tunggakan BPJS Kesehatan tidak begitu banyak. Keberadaan BPJS kemudian menuntut masyarakat wajib tergabung sehingga dana yang harus ditanggung untuk biaya pengobatan juga semakin bertambah, tak terkecuali untuk biaya pembelian obat dengan menggunakan BPJS juga sangat besar.

Tirto mengatakan masalah pembayaran memang cukup menyulitkan karena penyedia obat di bawah GP Farmasi hanya menjadi co-provider atau penyedia pihak ketiga. Saat ini tercatat ada 200 perusahaan penyedia obat di bawah GP Farmasi. Sedangkan pihak yang bersinggungan langsung dengan BPJS Kesehatan adalah rumah sakit terkait. Industri farmasi melakukan suplai obat-obatan ke rumah sakit, kemudian pihak rumah sakit yang melakukan tagihan ke BPJS barulah dibayarkan ke pengusaha farmasi. “Pak JK bilang BPJS sedang dicarikan. Tapi kan semua itu di luar kewenangan kami, jadi kami tunggu saja,” uangkap Tirto.

Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Sekretariat Wapres Bambang Widianto mengatakan ada beberapa solusi yang ditawarkan oleh JK agar masalah tunggakan tagihan obat tersebut tidak terus berlanjut dan memberatkan pengusaha obat. Solusi pertama, menaikkan iuran kepesertaan. Kedua, membatasi jenis penyakit yang menjadi layanan BPJS Kesehatan. Cara ini dapat menekan besarnya utang yang harus dibayarkan pihak BPJS.

Dan usulan ketiga, pembagian beban pembiayaan bersama pemerintah daerah. “Harus dicoba kata Pak Wapres pembagian beban itu. Jadi kalau misal peserta 100 ribu dikali premi Rp23 ribu misalnya, kalau kurang daerah nombokin,” ucap Bambang. (bpc3)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Universitas Riau Perkuat Daya Saing Lulusan melalui LSP P1, Siapkan 6 Skema Sertifikasi Profesi
Regional

Universitas Riau Perkuat Daya Saing Lulusan melalui LSP P1, Siapkan 6 Skema Sertifikasi Profesi

...

Read moreDetails
Inflasi Riau Oktober 2026 Naik, Andil Tertinggi Justru dari Kelompok Transportasi

Inflasi Riau Oktober 2026 Naik, Andil Tertinggi Justru dari Kelompok Transportasi

Daratan Membulat, Lautan Justru Bikin Bentuk Bumi Semakin Pipih

Daratan Membulat, Lautan Justru Bikin Bentuk Bumi Semakin Pipih

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya

5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978

5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978

Ini 3 Pilihan Merek Susu Oat Terbaik yang Lezat dan Kaya Nutrisi

Ini 3 Pilihan Merek Susu Oat Terbaik yang Lezat dan Kaya Nutrisi

Next Post

Truk Melanggar Aturan Digunakan Untuk Angkut Kayu ke PT Indah Kiat

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.