• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Perbankan Riau Harus Batasi Transaksi Dolar

by
29 Agustus 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Kepala Bank Indonesia Kantor Cabang Perwakilan Pekanbaru Ismet Inono mengatakan dengan kondisi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar, perbankan perlu membatasi aktivitas keuangan dan transaksi yang menggunakan mata uang asal negeri Paman Sam tersebut.

“Perlu dibatasi, agar jangan terjadi transaksi yang berlebihan seperti simpanan atau jual beli, karena ini akan menjadi beban bagi perbankan itu, apalagi bila nilai tukar terus menunjukkan pelemahan,” katanya, Kamis (27/8).

Ismet mengatakan apabila ada pihak yang ingin menyimpan uang dolar di bank, sebaiknya perbankan menyarankan kepada nasabah atau pengusaha itu agar langsung melepas dolar yang dimiliki ke pasar, sehingga bisa mengurangi risiko beban bayar di bank.

Selain itu, apabila dapat diupayakan penggunaan mata uang rupiah, sebaiknya penggunaan dolar dalam transaksi di dalam negeri dihindarkan atau dikurangi volume transaksinya.

Ismet mengaku telah melakukan pertemuan dengan kalangan perbankan di Pekanbaru dan rata- rata pimpinan bank setempat mengamini permintaan untuk mengurangi penggunaan dolar itu.

“Sudah melakukan pertemuan dan intinya semua menyetujui perlunya pembatasan transaksi dolar di bank, sampai kondisi membaik memang masih perlu dilakukan,” katanya.

Sebelumnya BI Pekanbaru meminta pengusaha untuk mengutamakan penggunaan rupiah dalam setiap transaksi khususnya di dalam negeri. BI juga mendorong pengusaha agar bila tetap menggunakan dolar, utamakan untuk proyek yang bersifat produktif.

Selain itu BI sebelumnya juga telah melakukan langkah pembatasan transaksi dolar dari sebelumnya di batas maksimal USD 100.000 menjadi USD 25.000 setiap transaksinya yang harus mencantumkan underlying atau tujuan penggunaan mata uang dolar itu. (Melba)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Lomba Minum Air Hioz Berhadiah Tiket ke Kuala Lumpur Diperpanjang

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.