• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Karhutla Picu Krisis Ekologi, Ini Saran Solusi dari Ahli

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
2 November 2026
5 Daerah di Riau Dilanda Karhutla, 7 Helikopter Dikerahkan. Karhutla Picu Krisis Ekologi, Ini Saran Solusi dari Ahli

Foto: Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Krisis ekologi akibat karhutla yang meluas menjadi ancaman serius bagi keanekaragaman hayati dan stabilitas biosfer Indonesia. Kebakaran hutan dan lahan bukan semata bencana lingkungan, melainkan tantangan keilmuan yang menuntut jawaban berbasis sains.

Posisi Indonesia memperkuat urgensi persoalan tersebut. Negara ini tercatat memiliki luasan hutan gambut tropika terluas di dunia dan hutan hujan tropika terluas ketiga di dunia, sehingga semestinya berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim global.

Menurut Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Eko Agus Suyono, perlu adanya pembenahan kelembagaan agar bencana serupa tidak berulang.

“Agar kebakaran serupa tidak terulang, diperlukan penguatan kapasitas kelembagaan dan regulasi mitigasi kebakaran hutan dan lahan secara permanen, bukan hanya respons saat darurat,” kata Eko dalam keterangannya dikutip Senin, 2 November 2026.

Fakultas mendorong pemerintah dan otoritas terkait mengevaluasi menyeluruh sistem tata kelola lahan. Penegakan regulasi pencegahan kebakaran juga diminta berjalan transparan dan akuntabel.

Kebijakan itu perlu ditopang data ilmiah terbuka atau open science dan sistem pemantauan berbasis kecerdasan buatan. Dukungan teknologi tersebut dinilai dapat meminimalkan risiko bencana di masa depan sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Sejumlah langkah konkret diusulkan untuk memperkuat kerangka mitigasi. Usulan itu mencakup peningkatan alokasi APBN untuk kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana serta kejelasan kewenangan dan koordinasi lintas sektor dari tingkat pusat hingga desa.

Fakultas juga mendorong sistem peringatan dini berbasis data iklim dan hidrologi gambut. Selain itu, diperlukan perlindungan hukum dan pembasahan kembali ekosistem gambut, penguatan kelembagaan masyarakat peduli api, serta insentif bagi praktik pembukaan lahan tanpa bakar.

Menurut Eko, kebakaran merepresentasikan kehilangan laboratorium alam akibat rusaknya struktur, fungsi, dan kontinuitas informasi ekologis suatu ekosistem. Kerusakan itu menuntut pemulihan yang tidak bisa dilakukan secara instan.*

Tags: Eko Agus SuyonoFakultas Biologi UGMhutan gambutkeanekaragaman hayatikrisis ekologi akibat karhutlalahan tanpa bakarMasyarakat Peduli Apimitigasi karhutlaopen scienceperubahan iklimstabilitas biosfertata kelola lahan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Benarkah Bentuk Bumi Berubah akibat Mencairnya Es Kutub?
Teknologi

Benarkah Bentuk Bumi Berubah akibat Mencairnya Es Kutub?

...

Read moreDetails
Ekuador Terpilih Jadi Tuan Rumah COP18 CBD 2028

Ekuador Terpilih Jadi Tuan Rumah COP18 CBD 2028

Kredit Biodiversitas Dilirik untuk Konservasi, Risiko Tak Ramah Lingkungan Mengemuka

Kredit Biodiversitas Dilirik untuk Konservasi, Risiko Tak Ramah Lingkungan Mengemuka

Populasi Burung Puffin dalam Ancaman Akibat Pemanasan Global

Populasi Burung Puffin dalam Ancaman Akibat Pemanasan Global

Didukung BPDP APKASINDO Perkuat Mitigasi Karhutla di Perkebunan Sawit

Didukung BPDP APKASINDO Perkuat Mitigasi Karhutla di Perkebunan Sawit

Rekor Suhu Laut dan Udara Global Pecah Bersamaan, Tembus 1,65 Derajat Celsius Tertinggi Sepanjang Sejarah

Rekor Suhu Laut dan Udara Global Pecah Bersamaan, Tembus 1,65 Derajat Celsius-Tertinggi Sepanjang Sejarah

Next Post
Begini Cara Mengatasi Motor Overheat dan Ketahui Penyebabnya

Begini Cara Mengatasi Motor Overheat dan Ketahui Penyebabnya

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.