BERTUAHPOS.COM — Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau belum mempublikasikan data terbaru terkait kualitas jalan di provinsi ini untuk periode akhir 2026.
Plt Kabid Bina Marga Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, Khairul Rizal, mengatakan hasil survei fisik tahun berjalan masih menunggu verifikasi resmi Kementerian Pekerjaan Umum sebelum dijadikan acuan evaluasi daerah.
Menurutnya, penetapan persentase kemantapan jalan memerlukan persetujuan pemerintah pusat agar angka yang digunakan sah secara nasional.
“Untuk Desember 2026 akan muncul data survei kondisi jalan yang baru, dan itu belum bisa kami keluarkan atau publikasikan karena harus ada verifikasi dari Kementerian PUPR,” kata Khairul Rizal, Rabu sore, 28 Oktober 2026, di Pekanbaru.
Berdasarkan data per Desember 2025, total panjang jalan provinsi mencapai 2.897 kilometer. Sekitar 65% atau 1.800 kilometer sudah mantap, sementara 1.067 kilometer atau 35% masih tidak mantap.
Khairul menjelaskan survei lapangan menjadi landasan teknis dalam menyusun perencanaan dan menentukan metode perbaikan setiap segmen jalan. Penanganan jalan tidak mantap disesuaikan dengan skala kerusakan yang teridentifikasi.
“Data itu gunanya untuk desain perencanaan kita. Jalan yang tidak mantap ada beberapa bagian, ada yang rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan; penanganannya tentu disesuaikan dengan kondisi jalan,” tutur Khairul Rizal.
Kategori kerusakan tersebut menentukan skala prioritas dan pendekatan teknis yang diterapkan di lapangan. Jalan dengan kerusakan berat memerlukan penanganan berbeda dibandingkan ruas yang hanya mengalami rusak ringan.*









