BERTUAHPOS.COM — Realisasi investasi Riau mencapai Rp47,91 triliun hingga September 2026 atau 66,09% dari target Rp72,5 triliun.
Kepala DPMPTSP Provinsi Riau Vera Angelika O.K., mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengejar sisa target Rp24,59 triliun pada Triwulan IV.
Capaian realisasi Januari–September itu terdiri dari PMDN Rp37,70 triliun dan PMA Rp10,21 triliun. “Investasi tersebut menyerap 41.632 tenaga kerja Indonesia di berbagai sektor usaha,” katanya di Pekanbaru, Kamis, 29 Oktober 2026.
Pada Triwulan III 2026, realisasi investasi tercatat Rp14,83 triliun. Nilai itu berasal dari PMDN Rp12,54 triliun dan PMA Rp2,29 triliun, dengan penyerapan tenaga kerja 16.197 orang.
Lima daerah penyumbang terbesar Januari–September adalah Kota Pekanbaru Rp9,28 triliun (19,37%), Kota Dumai Rp8,34 triliun (17,40%), Kabupaten Kampar Rp7,41 triliun (15,47%), Kabupaten Bengkalis Rp5,19 triliun (10,84%), dan Kabupaten Pelalawan Rp5,15 triliun (10,75%).
Sektor kehutanan mendominasi dengan Rp5,86 triliun, disusul industri makanan Rp2,24 triliun, tanaman pangan/perkebunan/peternakan Rp1,48 triliun, perumahan/kawasan industri/perkantoran Rp1,33 triliun, serta transportasi/pergudangan/telekomunikasi Rp1,32 triliun.
DPMPTSP Riau memperkuat koordinasi teknis dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM serta DPMPTSP kabupaten/kota. Langkah itu untuk mendampingi perbaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal perusahaan.
Vera menegaskan koordinasi tersebut untuk mendorong peningkatan realisasi investasi pada Triwulan IV. “Upaya ini membutuhkan kerja sama seluruh pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun pemangku kepentingan lainnya,” tambahnya.*





