BERTUAHPOS.COM — Pasar valuta asing domestik mencatatkan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sebesar 96 poin atau 0,53 persen selama periode 28 September hingga 2 Oktober 2026.
Rupiah bergerak dari level Rp17.978 pada awal pekan menjadi Rp17.882 per dolar AS pada penutupan akhir pekan ini.
Perjalanan rupiah menuju penguatan ini diwarnai tekanan di dua hari perdagangan pertama. Pada Senin, 28 September 2026, rupiah dibuka melemah 37 poin atau 0,21 persen ke posisi Rp17.940 per dolar AS.
Tekanan berlanjut keesokan harinya. Pada Selasa, 29 September 2026, rupiah kembali dibuka melemah 19 poin atau 0,11 persen ke level Rp17.997 per dolar AS, menjadi posisi terlemah sepanjang pekan tersebut.
Momentum berbalik arah pada perdagangan Rabu, 30 September 2026. Rupiah dibuka menguat 60 poin atau 0,33 persen ke level Rp17.921 per dolar AS, kemudian ditutup lebih kuat lagi di level Rp17.894 per dolar AS, naik 87 poin atau 0,48 persen pada hari itu.
Memasuki Kamis, 1 Oktober 2026, rupiah sempat kembali melemah tipis sebesar 12 poin atau 0,07 persen ke level Rp17.906 per dolar AS. Namun pelemahan ini tidak sebesar koreksi yang terjadi pada awal pekan.
Pada penutupan pekan, Jumat 2 Oktober 2026, rupiah dibuka menguat 11 poin atau 0,06 persen ke level Rp17.955 per dolar AS. Penguatan ini kemudian berlanjut hingga rupiah ditutup perkasa 84 poin atau 0,47 persen ke level Rp17.882 per dolar AS.
Rangkaian pergerakan sepanjang pekan tersebut menunjukkan pola rupiah yang sempat tertekan di awal, namun berhasil membalikkan tren hingga mencatatkan penguatan mingguan.
Level penutupan Rp17.882 per dolar AS menandai hasil akhir dari dinamika perdagangan valuta asing yang berlangsung sepanjang periode 28 September hingga 2 Oktober 2026.









