• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Rupiah Jebol Level Rp17.000 Akibat Tekanan Geopolitik dan Kebijakan Trump

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
30 Maret 2026
Rupiah Jebol Level Rp17.000 Akibat Tekanan Geopolitik dan Kebijakan Trump

Rupiah Jebol Level Rp17.000 Akibat Tekanan Geopolitik dan Kebijakan Trump

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Mata uang rupiah kembali terkapar di hadapan dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Senin, 30 Maret 2026.

Mata uang Garuda kini resmi menembus ambang psikologis baru di level Rp17.000 per dolar AS, dengan proyeksi pelemahan yang diperkirakan masih akan berlanjut pada perdagangan Selasa, 31 Maret 2026 besok.

Berdasarkan data pasar sore ini, rupiah ditutup melemah 22 poin.

Sebelumnya, mata uang domestik sempat merosot hingga 25 poin ke posisi Rp17.002, dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp16.979.

Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan pergerakan rupiah masih akan berada dalam tekanan besar pada esok hari.

“Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 17.000 – Rp 17.040,” ungkap Ibrahim Assuaibi.

Anjloknya nilai tukar rupiah tidak lepas dari memanasnya tensi di Timur Tengah.

Pasar kini dalam posisi siaga tinggi menyusul serangan kelompok Houthi yang didukung Iran terhadap Israel pada akhir pekan lalu.

Kekhawatiran muncul bahwa konflik ini akan meluas ke jalur perdagangan vital di Laut Merah.

“Pasar tetap waspada terhadap potensi eskalasi perang di Iran setelah kelompok Houthi yang berbasis di Yaman dan didukung Iran menyerang Israel pada akhir pekan lalu. Kelompok Houthi dapat membuka front baru dalam perang, mengingat mereka memiliki kemampuan untuk melancarkan serangan di Laut Merah,” kata Ibrahim.

Sentimen negatif kian diperparah oleh pernyataan Presiden AS, Donald Trump.

Pekan lalu, Trump mengumumkan bahwa pemerintahannya memperpanjang tenggat waktu serangan terhadap infrastruktur energi Iran hingga awal April mendatang.

Langkah agresif ini langsung memicu kekhawatiran akan lonjakan harga energi global.

Di sisi lain, kondisi internal ekonomi Amerika Serikat ikut menyudutkan posisi rupiah.

Ekspektasi inflasi AS untuk 12 bulan ke depan melonjak tajam menjadi 3,8% dari sebelumnya 3,4% pada Februari.

Sementara itu, ekspektasi inflasi jangka panjang (lima tahun) tertahan di level 3,2%.

Kenaikan harga energi dan inflasi yang membandel memicu spekulasi bahwa bank sentral AS, Federal Reserve (Fed), akan kembali menaikkan suku bunga acuan.

“Pasar yang saat ini memperkirakan langkah selanjutnya dari Federal Reserve (Fed) adalah kenaikan suku bunga, mengingat skenario harga energi yang tinggi saat ini,” pungkas Ibrahim.

Kombinasi antara ketidakpastian geopolitik dan kebijakan moneter ketat di AS ini diprediksi akan terus menjadi beban berat bagi nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu ke depan.***

— Investor.id —

Tags: ekonomifinansialMata Uang
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup
Ekonomi

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

...

Read moreDetails
Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Ekonomi di Tengah Tekanan Lingkungan

Ekonomi di Tengah Tekanan Lingkungan

Next Post

Halal Bi Halal DPRD Pekanbaru, Dihadiri Ketua DPRD Pekanbaru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.