• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Hasil Investigasi Awal Kasus Kematian Gajah di Pelalawan, dr Hewan Ungkap Temukan Sisa Proyektil di Tengkorak

Gajah liar ditemukan mati di Ukui, Pelalawan. Olah TKP gabungan mengungkap indikasi ditembak senjata api, proyektil positif GSR, bukan keracunan.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
7 Februari 2026
Hasil Investigasi Awal Kasus Kematian Gajah di Pelalawan, dr Hewan Ungkap Temukan Sisa Proyektil di Tengkorak

Tim gabungan melakukan identifikasi dan olah TKP kasus gajah mati di Ukui, Pelalawan, Riau | Foto: Dok. Polda Riau.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Temuan bangkai seekor gajah liar di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, kembali menorehkan luka mendalam bagi upaya konservasi satwa liar di Provinsi Riau, dan ini bukan kasus pertama.

Kematian gajah liar di wilayah konservasi itu menambah daftar panjang dugaan perburuan oleh para pelaku yang tidak bertanggung jawab. Kasus ini menegaskan betapa rentannya gajah liar di jalur lintasan yang bersinggungan dengan aktivitas manusia.

Adapun informasi awal diterima Polda Riau pada Senin malam, 3 Februari 2026, terkait temuan bangkai gajah di kawasan konservasi. Laporan tersebut diteruskan ke Polres Pelalawan untuk pengamanan lokasi dan pengecekan awal oleh personel Polsek terdekat.

Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilaksanakan pada Selasa pagi, 4 Februari 2026, menunggu kehadiran tim gabungan, termasuk penyidik Polda Riau dan Laboratorium Forensik.

Aparat menutup area, mengamankan status TKP, serta mulai menghimpun keterangan saksi.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro, menyatakan penyidik telah memeriksa lima saksi. Selain keterangan lapangan, tim melakukan nekropsi serta analisis forensik berbasis scientific crime investigation untuk mengungkap penyebab kematian.

Kata Ade, gajah yang mati merupakan gajah liar. Ini adalah jalur lintasannya, “bukan gajah yang berada dalam pengawasan rutin Taman Nasional Tesso Nilo.”

Kepala Bidang Laboratorium Forensik Polda Riau, AKBP Ungkap, memaparkan temuan krusial dari olah TKP.

Tim menemukan dua potongan logam yang diduga proyektil atau anak peluru senjata api. Ukuran proyektil masing-masing berdiameter sekitar 12,30 mm dengan panjang 16,30 mm dan satu lagi sepanjang 6,94 mm.

Hasil uji pendahuluan menunjukkan kedua potongan logam positif timbal, positif pelapis tembaga/kuningan, positif nitrat dan residu mesiu, serta positif gunshot residue (GSR).

Temuan ini memperkuat indikasi penggunaan senjata api yang menewaskan gajah itu. “Namun, jenis senjata yang digunakan masih dalam proses pendalaman melalui pemeriksaan lanjutan barang bukti,” ungkapnya.

Sebagai pembanding, tim juga menguji sampel tanah dan genangan air yang ditemukan di bawah ekor, kaki, dan kepala gajah. Uji awal negatif sianida dan merkuri, sehingga indikasi keracunan belum ditemukan.

Klarifikasi Anatomi Kepala: Bukan Hilang, Melainkan Rusak

Dokter hewan Rini Deswita—yang dilibatkan dalam investigasi ini—meluruskan informasi yang beredar di masyarakat tentang “kepala gajah hilang”. Ia menegaskan bahwa kepala gajah tidak hilang.

Menurutnya, yang rusak adalah bagian depan kepala—meliputi dahi, mata, dan belalai—sementara sebagian tengkorak masih tersisa. Titik tembak berada di bagian dahi.

Rini menyebut, kerusakan parah pada area depan kepala membuat tim tidak dapat memastikan jumlah tembakan, karena sisa proyektil yang dapat diidentifikasi sangat terbatas.

“Fragmen proyektil yang ditemukan menempel pada dinding tengkorak, sedangkan bagian depan telah hancur sehingga jejak balistik tidak utuh,” jelasnya.

Pihak kepolisian masih akan melakukan penyelidikan dengan analisis balistik lanjutan, pendalaman asal senjata, serta penelusuran motif.

Penegakan hukum diharapkan memberi efek jera sekaligus memperkuat perlindungan satwa dilindungi. Masyarakat pun diimbau agar melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di kawasan konservasi.***




 

Tags: Gajahlingkungansatwa
Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan
Berita Pilihan

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

...

Read moreDetails
Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Next Post
Hati-hati, Tolak Transaksi dengan Uang Tunai Rupiah Bisa Didenda dan Dipenjara

Hati-hati, Tolak Transaksi dengan Uang Tunai Rupiah Bisa Didenda dan Dipenjara

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.