• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemerintah Klaim Penerimaan Pajak Januari 2026 Tumbuh 30%

Penerimaan pajak Januari 2026 tumbuh 30 persen yoy. Menkeu Purbaya menyebut ekonomi solid, Kemenkeu siapkan rotasi pegawai pajak.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
4 Februari 2026
Pemerintah Perlu Evaluasi Proyek Besar (Termasuk IKN) Akibat Beban Bunga Utang Negara 2026 Tembus Rp599,44 Triliun

Uang rupiah pecahan Rp100.000 | Foto: Ilustrasi / Canva.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan realisasi penerimaan pajak pada Januari 2026 mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 30% secara tahunan (year on year/yoy). Kinerja tersebut dinilai mencerminkan kondisi perekonomian domestik yang semakin solid di awal tahun.

Purbaya menyampaikan hal itu dalam forum Indonesia Economic Summit 2026 yang digelar di Hotel Shangri-La Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026, dan menegaskan  data sementara menunjukkan tren yang sangat positif.

“Angka yang baru kita terima, penerimaan pajak Januari net tumbuh 30 persen,” ujarnya.

Dikutip dari Investor.id, berdasarkan data Kementerian Keuangan, realisasi penerimaan pajak per 31 Januari 2025 tercatat sebesar Rp88,89 triliun. Dengan pertumbuhan 30 persen, maka setoran pajak pada Januari 2026 diperkirakan mencapai sekitar Rp115,55 triliun.

Menurut Purbaya, lonjakan penerimaan pajak tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan sejalan dengan kinerja ekonomi nasional yang terus membaik. Aktivitas usaha dan konsumsi yang meningkat turut mendorong basis pajak di berbagai sektor.

“Jadi bagus keadaannya. Ekonomi juga tumbuh lebih bagus,” kata Purbaya, menegaskan adanya korelasi positif antara pertumbuhan ekonomi dan kinerja penerimaan negara di awal 2026.

Meski mencatat capaian impresif pada Januari, Kementerian Keuangan tetap menyiapkan langkah pembenahan internal. Upaya ini dilakukan untuk mengejar target penerimaan pajak sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp2.357,7 triliun.

Salah satu langkah yang akan ditempuh adalah rotasi pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak. Purbaya menyebut sekitar 70 pegawai akan dirotasi pada 5 Februari 2026 sebagai bagian dari penataan organisasi.

“Jadi ada rotasi pegawai pajak, hari Kamis mungkin,” ujar Purbaya.

Kebijakan ini juga menjadi respons atas tidak tercapainya target penerimaan pajak pada tahun 2025.

Selain faktor kinerja, rotasi tersebut dilakukan di tengah sorotan terhadap integritas aparat pajak. Pada awal tahun ini, Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan terhadap tiga pegawai pajak di Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara.

Ketiga pegawai tersebut diduga terlibat praktik pengurangan pajak ilegal dengan nilai kewajiban semula sekitar Rp75 miliar yang dipangkas menjadi Rp15,7 miliar. Kasus ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memperbaiki tata kelola perpajakan di tengah upaya menjaga momentum penerimaan negara.***

Tags: nasionalPajak
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma
Nasional

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

...

Read moreDetails
Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

Alasan Megawati Mengapa Indonesia Harus Contoh Iran

Alasan Megawati Mengapa Indonesia Harus Contoh Iran

Next Post
Ramalan Harga Emas Bisa Tembus US$6.000 di Tahun Ini. Emas Antam Menguat, Cek Selengkapnya di Sini

Ramalan Harga Emas Bisa Tembus US$6.000 di Tahun Ini

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.