• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
21 Agustus 2026
Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Wamendagri Bima Arya Sugiarto | Foto: Bertuahpos / Melba Ferry

153
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Pemerintah pusat mendorong agar pemerintah daerah dapat memposisikan masyarakat adat sebagai subjek utama dalam perumusan kebijakan, bukan sekadar objek penerima manfaat, kata Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto.

“Kolaborasi dan co-creation bersama birokrasi menjadi kunci pelibatan pengetahuan lokal dalam menjaga keseimbangan ekologis,” ujarnya saat Pekan Rakyat Lingkungan Hidup WALHI 2026, di Balai Adat Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau di Pekanbaru, Jumat, 21 Agustus 2026.

Bima memahami bahwa paradigma birokrasi telah berkembang jauh dalam memandang masyarakat adat. Mereka kini diposisikan sebagai pemegang hak sekaligus penjaga utama terhadap alam dan lingkungan.

Menurutnya, co-creation menuntut semua pihak untuk duduk bersama dengan masyarakat adat dalam mendesain dan memikirkan kebijakan. Proses itu juga mengharuskan pelaksanaan dan pengawalan dilakukan secara bersama-sama.

Selama ini, kata dia, paradigma lama telah menempatkan kelompok ini sebagai objek yang kemudian bergeser menjadi kelompok yang harus dilindungi. Perkembangan selanjutnya mengakui masyarakat adat sebagai pemegang hak atas identitas, wilayah, sumber daya, budaya, dan nilai.

“Saat ini pandangan seperti itu semakin maju. Masyarakat adat diposisikan sebagai custodian atau penjaga utama alam,” kata Bima Arya.

Pengetahuan lokal dan praktik pengelolaan sumber daya dari kelompok ini telah terbukti sebagai aktor utama dalam keseimbangan ekologis. Bagi mereka, alam dipahami sebagai ruang hidup masyarakat adat, bukan sekadar aset ekonomi.

Relasi antara manusia dan alam tidak lagi dimaknai sekadar menjaga, tetapi menyatu secara terintegrasi. Bima Arya menekankan, “konsep seperti ini harus menjadi landasan kerja dalam birokrasi saat ini.”

Tags: lingkunganmasyarakat adatnasional
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma
Nasional

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

...

Read moreDetails
Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Next Post
Vivo Y03T, HP Rp1 Jutaan Usung Desain Curved dengan Chipset Unisoc T612

Vivo Y03t, HP Rp1 Jutaan Usung Desain Curved dengan Chipset Unisoc T612

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.