• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Potensi Pajak Air Permukaan di Kabupaten Siak Terbentur Kebijakan Pusat

Bupati Siak Afni Zulkifli menyoroti potensi pajak air permukaan dan dampak penarikan kewenangan pajak ke pusat terhadap PAD Siak.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
28 Januari 2026
Potensi Pajak Air Permukaan di Kabupaten Siak Terbentur Kebijakan Pusat

Pipa PDAM | Foto: Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Potensi pajak air permukaan di Kabupaten Siak dinilai masih sangat besar, namun belum tergarap maksimal akibat keterbatasan kewenangan pemerintah daerah. Sejumlah kebijakan fiskal yang menarik urusan perpajakan ke pemerintah pusat dan provinsi disebut menjadi penghambat optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) Siak.

Hal ini tentu memicu kekhawatiran Pemkab Siak terhadap berkurangnya ruang fiskal daerah, meskipun aktivitas industri dan pemanfaatan sumber daya air di Siak terus meningkat. Pemerintah daerah berharap kebijakan pusat tidak justru melemahkan kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan publik.

“Kewenangan kabupaten banyak yang ditarik. Kami harap ini tidak mengurangi pendapatan kami,” kata Bupati Siak Afni Zulkifli, saat berdiskusi dengan Kepala Bapenda Provinsi Riau Ninno Wastikasari, di Pekanbaru.

Afni menyebut, potensi pajak air permukaan di Kabupaten Siak memang belum tergarap optimal. Ia mencontohkan keberadaan industri berskala besar seperti Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang izinnya berada di tingkat provinsi.

Padahal, aktivitas industri tersebut turut melibatkan komponen AMDAL dan perizinan lain yang seharusnya dapat memberikan kontribusi langsung bagi pendapatan daerah.

Selain itu, Afni juga menyinggung minimnya kontribusi sejumlah perusahaan swasta, BUMN, serta pelabuhan besar yang beroperasi di wilayah Siak. Salah satunya adalah pelabuhan di kawasan Tanjung Buton yang dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap kas daerah.

Menurut Afni, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama agar keberadaan investasi dan infrastruktur strategis di Siak benar-benar memberikan manfaat ekonomi bagi daerah, bukan hanya bagi pihak tertentu.

Meski mendorong peningkatan PAD, Afni menegaskan pemerintah daerah tidak akan mengambil kebijakan yang membebani masyarakat. Ia menolak penerapan pajak yang menyulitkan rakyat kecil, termasuk pajak restoran dan pungutan lain yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

“Pajak yang menyusahkan rakyat, saya tidak mau,” tegas Afni.

Ia pun menekankan bahwa kebijakan fiskal daerah harus berorientasi pada keadilan, keberlanjutan, dan perlindungan terhadap kepentingan masyarakat.***

Tags: ekonomiKabupaten SiakPajak
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah Ruang Setara
Berita Video

Inilah Ruang Setara

...

Read moreDetails
Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Next Post
Rp73,98 Triliun untuk Pulihkan Sumatera Lewat Skema Multiyears

Rp73,98 Triliun untuk Anggaran Pulihkan Sumatera dari Bencana Lewat Skema Multiyears

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.