• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Sejarah Bahasa Melayu Jadi Bahasa Indonesia

Romi J. by Romi J.
9 November 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Bahasa Melayu sudah menjadi bahasa pergaulan diantara bangsa-bangsa nusantara berabad-abad yang lalu. Kemudian, Ki Hajar Dewantara mengusulkan Bahasa Melayu untuk menjadi bahasa Indonesia.

Dikutip dari Antara, 19 Desember 2019, pemerintah Belanda mempunyai peranan cukup penting dalam penggunaan dan penyebaran bahasa Melayu sebagai bahasa Indonesia.

Tahun 1901, Belanda mulai memberikan pendidikan kepada rakyat Indonesia sebagai salah satu bentuk politik balas budi. Sebagai bahasa pengantar, maka Belanda menggunakan bahasa Melayu, dengan alasan bahasa Melayu sudah menjadi lingua franca (bahasa pergaulan) di nusantara.

Bahasa Melayu yang dipilih adalah bahasa Melayu dari Lingga, dimana disanalah Raja Ali Haji menerbitkan karya yang terkenal, Gurindam Dua Belas.

Belanda kemudian menerapkan bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar di sekolah-sekolah tanah jajahannya, termasuk di Pulau Jawa dan pulau lain. Sehingga, kemudian Ki Hajar Dewantara mengusulkan bahasa Melayu sebagai bahasa Indonesia.

Bung Hatta juga menegaskan bahwa asal usul bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu dari sebuah pulau kecil bernama Lingga.

“Pada permulaan abad ke-20 ini bahasa Indonesia belum dikenal. Yang dikenal sebagai lingua franca ialah bahasa Melayu Riau. Orang Belanda menyebutnya Riouw Maleisch. Bahasa itu berasal dari logat sebuah pulau kecil yang bernama Pulau Penyengat dalam lingkungan Pulau Riau,” Bung Hatta (detik – 15 Desember 2014). (bpc4)

Tags: BahasaBahasa Indonesiabahasa melayuMelayu
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekanbaru Cetak Rekor MURI Kue Talam Durian Terpanjang di Dunia
Lifestyle

Pekanbaru Cetak Rekor MURI Kue Talam Durian Terpanjang di Dunia

...

Read moreDetails
Sebelum Habis Dicuri, Pemprov Riau Buka Opsi Tugu Zapin Dipindahkan atau Diganti

Sebelum Habis Dicuri, Pemprov Riau Buka Opsi Tugu Zapin Dipindahkan atau Diganti

Pj Gubri: Budaya Melayu Riau tak Seharusnya Dipandang dari Sudut Tradisional Semata

Pj Gubri: Budaya Melayu Riau tak Seharusnya Dipandang dari Sudut Tradisional Semata

pilkada serentak 2020

Mengenal Sosok Azaly Djohan, Saat Pengabdian Tiada Henti

Legenda: Asal Usul Ikan Patin

tanjak melayu riau

Orang Riau Harus Tahu, Ini Jenis-Jenis Tanjak

Next Post
Produksi pangan daerah, vaksin kadaluarsa, hati-hati mudik lebaran

Syamsuar Sebut Percepatan Penangan Korupsi Tak Bisa Bertumpu ke Daerah, Ini Respon KPK

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.