• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Email Pemerintah Afghanistan di Kuncil Google

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
4 September 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Sejumlah akun email milik Pemerintah Afghanistan dikunci Google. Google sengaja melakukan untuk menghilangkan jejak mantan pejabat pemerintah Afghanistan yang mungkin akan disalahgunakan.

Menurut informasi, diketahui bahwa Pemerintah Afghanistan menggunakan server Google untuk menangani email resmi, termasuk Kementerian Keuangan, industri, pendidikan tinggi, dan pertambangan. 

Kantor protokol kepresidenan Afghanistan juga menggunakan Google. Dalam sebuah pernyataan, Google Alphabet Inc (GOOGL.O) mengkonfirmasi bahwa akun pemerintah Afghanistan telah dikunci. Perusahaan saat ini sedang memantau situasi di Afghanistan.

“(Perusahaan) mengambil tindakan sementara untuk mengamankan akun yang relevan,” kata pernyataan itu, dikutip dari Reuters.

Seorang mantan pegawai pemerintah Afghanistan mengatakan bahwa Taliban saat ini sedang berusaha keras untuk mendapatkan email-email mantan pejabat.

Akhir bulan lalu, karyawan tersebut mengaku bahwa Taliban memintanya untuk menyimpan data yang disimpan di server kementerian tempat dia bekerja. Namun, dia tidak melakukannya. “Jika saya melakukannya, maka mereka akan mendapatkan akses ke data dan komunikasi resmi dari kepemimpinan kementerian sebelumnya,” kata karyawan itu.

Pengamat menilai aksi mengunci email pejabat pemerintah Afghanistan ini penting dilakukan. Pasalnya, menguasai pangkalan data dan email dapat memberikan informasi tentang pemerintah, strategi, dan lawan. “Ini akan memberikan banyak informasi yang nyata,” kata peneliti keamanan perusahaan intelijen internet DomainTools, Chad Anderson. (bpc2)

Tags: emailgooglepemerintah afghanistanTaliban
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Bocoran Spesifikasi dan Harga Smartwatch Google Pixel Watch 5 yang Rilis Pada Agustus 2026 
Teknologi

Bocoran Spesifikasi dan Harga Smartwatch Google Pixel Watch 5 yang Rilis Pada Agustus 2026 

...

Read moreDetails

Google Indonesia Catat Pencarian Konten Lokal Meningkat Sepanjang 2024

Departemen Kehakiman AS Siapkan Solusi untuk Kasus Monopoli Google di Bisnis Mesin Pencari Internet

Google Setuju untuk Menghapus Riwayat Browsing Rahasia Pengguna

Antisipasi Google Hadapi Praktik ‘Mata-mata’ Penegak Hukum yang Kian Meningkat

Google Bayar Denda Rp10,8 Triliun untuk Pengguna Android 

Next Post

Soal Spanduk Salim Segaf Pekanbaru, PKS: Beda dengan yang Lain!

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.