• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Petani Jamaika Keluhkan Panen Ganja Menurun, Ini Sangat Memalukan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
8 Februari 2021
petani ganja jamaika

Petani ganja Jamaika. (Istimewa)

192
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Para petani di Jamaika mengeluhkan hasil panen ganja yang tidak maksimal akibat cuaca buruk. Ladang mariyuana dihantam badai dan hujan lebat pada tahun lalu, kemudian dilanda kekeringan hebat membuat para petani jadi rugi hingga ribuan dolar AS.

Faktor lainnya, minat para petani yang serius menggarap perkebunan ganja kian menurun. “Segalanya hancur,” kata Daneyel Bozra, salah satu petani yang menanam mariyuana di kawasan barat daya Jamaika.

Sementara itu, kebijakan pemerintah yang memberlakukan jam malam, menurut petani, juga sangat berdampak pada turunnya produksi ganja di Jamaika. Mulai pukul 18.00 waktu setempat, warga dilarang keluar rumah untuk menekan kasus Covid-19.

Para petani ganja di sana tak bisa datang ke ladang pada malam hari untuk menyiram tanaman ganja mereka di kebun. Padahal sebelumnya, menyiram kebun ganja pada malam hari merupakan rutinitas para petani.

Tristan Thompson dari Tocaya, perusahaan konsultan dan pialang untuk kanabis legal mengatakan tahun lalu merupakan masa terburuk bagi petani ganja di Jamaika yang diakibatkan badai terus menurus datang menerpa ladang ganja mereka.

“Secara budaya, ini memalukan,” katanya seperti dilansir dari Sky News. “Kami tidak pernah mengalami kerugian seperti ini. Kekurangan mariyuana adalah sesuatu yang bisa ditertawakan,” candanya.

Jamaika, yang sering diasosiakan dengan musik reggae maupun ganja, mengizinkan mariyuana untuk keperluan medis. Selain itu sejak 2015, pemerintah setempat memutuskan mendekriminalisasi jika ada yang mempunyai mariyuana dalam jumlah kecil.

Jika ada yang tertangkap membawa mariyuana sebanyak 56 gram atau kurang, mereka hanya didenda tanpa perlu berurusan dengan hukum. Badan Lisensi Ganja, regulator mulai dari pemrosesan sampai transportasi mariyuana, membantah telah terjadi kelangkaan. (bpc2)

 

Tags: Ganjajamaikaladang ganjanegara penghasil ganjapanen ganjapetani ganja
Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

negara jamaika
Insight

Jamaika, Pulau Eksotis Penghasil Bauksit

...

Read moreDetails
Thailand Bibit Ganja

Pemerintah Thailand Siapkan 1 Juta Bibit Ganja Gratis untuk Warganya

Ternyata, Ada Bendera Negara yang Tak Memiliki Warna Merah, Putih, dan Biru

Ini Pengakuan Anji Mengapa Gunakan Ganja

Anji Positif Ganja, Polisi Beberkan Hasil Tes Urine

Pegawai Honorer Pemko Solok Ditangkap Polisi Akibat Simpan Ganja

Next Post

Tersangka Korupsi di Disdik Riau Bolak Balik ke Kejati Riau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.