• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Respon Jokowi Terhadap Para Menterinya yang Korupsi

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
6 Desember 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Dalam kurun waktu sebulan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap dua menteri di kabinet Joko Widodo (Jokowi) dalam dugaan kasus korupsi.

Keduanya adalah mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo terkait kasus ekspor benih lobster, dan Menteri Sosial Juliari Batubara, terkait dugaan kasus suap dana Bansos Covid-19.

“Sejak awal, saya sudah mengingatkan kepada menteri Kabinet Indonesia Maju agar tidak terlibat korupsi,” ucap Jokowi merespon kasus korupsi yang menjerat beberapa anak buahnya.

Hal itu dia sampaikan dalam keterangan resminya yang dipublikasikan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu, 6 Desember 2020.

“Berulangkali saya ingatkan kepada para pejabat agar hati-hati dalam menggunakan APBN dan APBD. Sebab, APBN dan APBD merupakan uang rakyat, terlebih lagi dalam urusan bansos Corona,” ungkapnya.

“Bansos itu sangat dibutuhkan oleh rakyat,” ujarnya.

Sebagai kepala negara, Presiden Jokowi menyatakan bahwa dirinya tidak akan membela para memteri di dalam kabinetnya yang terbukti melakukan tindakan korupsi.

Jokowi akan menunjuk Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy untuk menjalankan tugas Menteri Sosial (Mensos) di sementara waktu.

Untuk diketahui, selain Juliari Batubara, ada 4 tersangka yang dijerat, yaitu Matheus Joko Santoso, Adi Wahyono, Ardian IM, dan Harry Sidabuke. 

Dua nama awal merupakan pejabat pembuat komitmen atau PPK di Kemensos, sedangkan 2 nama selanjutnya adalah pihak swasta sebagai vendor dari pengadaan bansos.

KPK menduga Juliari menerima jatah Rp10 ribu dari setiap paket sembako senilai Rp300 ribu per paket. Total setidaknya KPK menduga Juliari Batubara sudah menerima Rp8,2 miliar dan Rp8,8 miliar. (bpc2)

Tags: kasus korupsi menteri jokowikorupsi bansoskorupsi lobsterkpk tangkap menteri jokowimenteri Jokowimenteri kabinet jokowi
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita

Lagi, Empat Kepala Desa di Kabupaten Siak Diperiksa Kejati Terkait Dugaan Korupsi Bansos

...

Read moreDetails

Tak Mampu Urus Minyak Goreng dan Kedelai, Sentilan Rizal Ramli ‘Tim Ekonomi Jokowi Paling Payah’

hak asasi manusia ham

Ini 4 Kementerian Jokowi yang Dianggap Layak Direshuffle

korupsi bansos covid

Oknum BPK Diduga Terima Fee Korupsi Bansos Covid-19

dana alokasi khusus

KPK Panggil Politikus PDIP Ihsan Yunus Terkait Korupsi Bansos

KPK Soal OTT Pejabat Kemensos: Ada Hadiah dari Vendor dalam Penanganan Covid-19

Next Post

Batam Harapkan Investor Baru dari China

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.