• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Barack Obama Soal Klaim Kecurangan di Pilpres AS: Memang Trump Saja Tak Siap Akui Kekalahan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
13 November 2020
dugaan kecurangan di proses Pilpres AS

Mantan Preside AS Barack Obama. (Wikipedia)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Klaim Donal Trump terhadap dugaan kecurangan di Pilpres AS, membuat Mantan Presiden Barack Obama angkat bicara. Obama sangat menyesalkan sikap Donald Trump atas klaim-klaim, yang menurut Obama, sama sekali tak berdasar, tentang dugaan kecurangan di proses Pilpres AS 2020 yang sebelumnya telah dilontarkan Trump.

Hal itu diungkapkan Obama saat memenuhi undangan wawancara dengan CBS TV belum lama ini, seperti dikutip dari RMOL. Menurut Obama, Trump dilakukan karena memang sang petahana tidak siap untuk mengakui kekalahannya atas Joe Biden.

“Mereka tampak termotivasi, sebagian, karena presiden tidak suka kalah dan tidak pernah mengakui kekalahannya,” kata Obama kepada Scott Pelley dalam klip dari wawancara yang disiarkan di CBS Evening News.

Dia mengatakan, anggota partai presiden yang sejalan dengan klaimnya yang tidak berdasar atas kecurangan pemilu, secara tak langsung akan menempatkan demokrasi pada jalur berbahaya. Obama sendiri lebih mempermasalahkan soal fakta bahwa pejabat di Partai Republik lainnya, yang jelas tahu lebih baik setuju dengan ini, menghiburnya dengan cara ini.

Bagi Obama, klaim dugaan kecurangan di proses Pilpres AS, seperti yang dituduhkan Donald Trump hanya akan menjadi satu langkah dalam mendelegitimasi, tidak hanya pemerintahan Biden yang memimpin di masa akan datang, tetapi bagi demokrasi secara umum. 

“Dan itu jalan yang berbahaya,” tuturnya.

Donald Trump telah menolak untuk mengakui kemenangan serta keunggulan hasil pmungutan suara atas Presiden terpilih Joe Biden. Trump juga telah meluncurkan serangkaian tuntutan hukum dengan tuduhan penipuan meluas di beberapa negara bagian. 

Walau sejauh ini tidak ada bukti yang mendukung klaim itu, Trump mana peduli. “Karena memang dia tidak menerima dengan kekalahan,” kata Obama. Sementara beberapa anggota Partai Republik memberi selamat kepada Presiden terpilih Biden karena memenangkan pemilihan, yang lain mengatakan klaim Trump perlu diperiksa. 

Untuk diketahui, Donald Trump masih akan memimpin sebagai Presiden AS dalam jangka waktu kurang dari tiga bulan kedepan. Selama dia menjabat sebagai Presiden AS, Trump memang dikenal dengan presiden kontroversi, baik dari sisi kebijakan-kebijakan yang dibuatnya, maupun dari pernyataan-pernyataan yang dilontarkan dalam menyikapi masalah negara. 

Kisruh yang tentu saja paling diingat di masa pemerintahan Trump, yakni soal perang dagang antara China-AS, serta dukungannya terhadap normalisasi hubungan Israel dan Palestina. (bpc2)

Tags: Barack obamaDonald trumpdugaan kecuranganpilpres asTrump
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Trump Sempat Tawarkan Senjata ke China, Gedung Putih yang “Cuci Piring”
Internasional

Trump Sempat Tawarkan Senjata ke China, Gedung Putih yang “Cuci Piring”

...

Read moreDetails

Dampak Kebijakan Tarif Impor Donald Trump: Pukulan bagi Ekspor Indonesia dan Stabilitas Perdagangan Global

Penembakan Donald Trump

Penembakan Donald Trump: Rusia Tuduh Pemerintah Joe Biden Biang Keroknya

Penembakan Donald Trump

Setelah Penembakan Donald Trump, Joe Biden: Selesaikan Perbedaan di Kotak Suara, Bukan dengan Peluru

Mantan presiden as Donald trump

Penembakan 19 Siswa di Texas, Trump ‘Murka’: Joe Biden Terlalu Sibuk Urus Ukraina

Trump

Mantan Presiden AS Ini Angkat Bicara Soal Perang Rusia-Ukraina, Apa Katanya?

Next Post

Catatan Sejarah 14 November: Nuku, Sultan Tidore Pengusir VOC Meninggal Dunia

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.