• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Dosen UIN Sunan Gunung Djati: Snouck Hugronje Itu Ilmuwan, Bukan Mata-Mata

Romi J. by Romi J.
6 November 2020
106
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Dosen dan sejarawan dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jajang A Rohmana menyebutkan jika masyarakat selama ini salah kaprah dengan sosok Snouck Hugronje.

Selama ini, Snouck dianggap sebagai mata-mata yang pura-pura masuk Islam, dan kemudian menyusup ke Aceh dengan nama Haji Abdul Ghaffar. Kemudian, Snouck menghancurkan perjuangan rakyat Aceh dengan cara melaporkan kelemahan Aceh kepada kolonial Belanda.

Padahal, menurut Jajang, hal itu tidaklah benar. Menurut dia, Snouck adalah seorang ilmuwan, yang datang ke Aceh demi ilmu penelitian tentang Islam.

“Snouck itu manusiawi. Dia datang baik-baik ke masyarakat (Aceh), dan meneliti pengetahuan tentang Aceh,” ujar Jajang dalam suatu diskusi online yang diikuti bertuahpos.com awal pekan lalu.

Dari hasil penelitian ini, Snouck kemudian memberikan saran kepada pemerintah agar agama Islam diberikan kebebasan, namun juga tidak dibiarkan. Artinya, pemerintah tidak boleh mengintervensi agama, namun juga tidak dibiarkan begitu saja.

“Dari situ lahir Departemen Agama. Itu warisan Belanda atas saran Snouck,” tambah dia.

Disimpulkan Jajang, tidaklah benar bahwa Snouck yang menjadi kunci kehancuran perjuangan rakyat Aceh. Snouck hanyalah seorang ilmuwan, yang melakukan penelitian di tengah masyarakat Aceh.

“Kalau kemudian hasil penelitiannya disalahgunakan kolonial Belanda (untuk menaklukkan perjuangan rakyat Aceh), itu sudah diluar kuasa Snouck,” pungkasnya. (bpc4)

Tags: AcehIlmuwanmata-mataSnouck Hugronje
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Mendagri Tito Karnavian Kunjungi Aceh Tamiang, Serahkan 500 Gerobak Dorong Pascabanjir
Regional

Mendagri Tito Karnavian Kunjungi Aceh Tamiang, Serahkan 500 Gerobak Dorong Pascabanjir

...

Read moreDetails
Pemprov Aceh Minta Kemenhub Usut Tiket Pesawat Mahal Saat Bencana

Pemprov Aceh Minta Kemenhub Usut Tiket Pesawat Mahal Saat Bencana

Gubernur Aceh Desak Pemerintah Lepaskan 250 Ton Beras Thailand yang Disita di Sabang

Gubernur Aceh Desak Pemerintah Lepaskan 250 Ton Beras Thailand yang Disita di Sabang

Warga aceh dianiaya

Soal Warga Aceh yang Dianiaya Hingga Tewas, Panglima TNI Minta Pelaku Dihukum Mati

Gempa 5,0 Magnitudo Guncang Sinabang, Aceh Malam Ini

Saat Konflik Aceh Berakhir, 15 Ribu Jiwa Jadi Korban

Next Post

Dugaan Korupsi Perizinan Diusut, PT RAPP Sebut KSI Penuhi Syarat Jadi Mitra

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.