• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 22, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemerintah Bayar Influencer, Politisi Demokrat Minta BPK RI Lalukan Audit Serius

Romi J. by Romi J.
21 Agustus 2020
BKP
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Politisi Demokrat, Jansen Sitindaon meminta BPK melakukan audit dana influencer yang dilakukan pemerintah.

Menurut Jansen, uang negara harus jelas penerima dan penggunaannya, sehingga BPK harus melakukan audit.

“Semakin membuktikan kalau buzzer itu memang ada. Krn pakai uang negara baiknya @bpkri audit serius soal ini. Agar tidak jadi gosip, jelas penerima dan penggunaannya,” tulis Jansen di akun twitternya, @jansen_jsp, Jumat 21 Agustus 2020.

Ditambahkan Jansen, makna influencer atau buzzer saat ini sudah bukan lagi untuk promosi kinerja pemerintah. Namun, lebih ke menyerang dan membully orang-orang yang kritis kepada pemerintah di media sosial.

“Karna makna buzzer ini skrg bukan promosi kinerja pemerintah tapi nyerang dan bully orang² kritis di media sosial,” tambahnya.

Sebelumnya, Indonesia Corruption Wacth (ICW) menduga pemerintah termasuk Kementerian Komunikasi dan Informatika membayar jasa influencer pada periode 2017-2019.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate juga mempertanyakan hal itu. Dia mengakui tidak mengetahui maksud dari temuan ICW.

Dia mengungkapkan, pada 2018 pihaknya punya program coaching clinic untuk Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLT). Namun pada Program coaching clinic school of Influencer oleh Kemenkoinfo, bukan untuk membiayai influencer.

“Kegiatan literasi digital masih berlangsung sampai sekarang. Bahkan lebih agresif. Khususnya digital ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Johnny tidak mengungkap rincian berapa anggaran pastinya. Namun dia menegaskan tidak sebesar yang ditudingkan oleh ICW.

ICW sebelumnya ungkap data total belanja anggaran pemerintah pusat untuk aktivitas yang melibatkan influencer mencapai Rp90,45 miliar, dikucurkan sejak 2017 hingga 2020. (bpc4)

Tags: Buzzerdemokratinfluencer
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Ahmad Rafif jaya
Finance

Ahmad Rafif Jaya Janji akan Bayar Utang Rp71 M ke Investornya

...

Read moreDetails
Ahmad Rafif jaya

BEI Angkat Suara Soal Influencer Ahmad Rafif Jaya Gagal Kelola Dana Rp71 Miliar

Ini Harapan AHY Setelah MK Putuskan PHPU

Ini Harapan AHY Setelah MK Putuskan PHPU

Cak Imin AHY SBY

Apa Nggak Mau Ketemu Demokrat, Cak Imin ke AHY: Itu Takdir

Rizki JP Poliang mundur

Rizki JP Poliang Ungkap Alasannya Mundur dari Golkar dan Bakal Maju Caleg dari Demokrat

Mundur Dari Partai Golkar, Rizki JP Poliang Bergabung di Demokrat

Next Post

Penelitian: Madu Lebih Efektif atasi ISPA daripada Antibiotik atau Obat Flu

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.