• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Perludem Minta Kemendagri Buat Aturan Cegah Politisasi Bansos

Romi J. by Romi J.
15 Mei 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) meminta Kemendagri untuk menerbitkan aturan demi mencegah politisasi bantuan sosial (bansos) di tengah pandemi Covid-19.

Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini mengatakan bansos rawan disalahgunakan oleh calon kepala daerah demi kepentingan pilkada. Terlebih lagi, jika calon tersebut merupakan pejawat.

“Bansos itu bantuan negara, bukan perorangan. Maka yang dibangun adalah kehadiran negara, bukan perseorangan,” ujar Titi, dikutip dari republika.co.id, Jumat 15 Mei 2020.

Menurut Titi, jika hanya diserahkan ke Bawaslu, maka lembaga ini akan kesulitan mengawasi bansos di tengah pandemi ini. Ditambah lagi, penundaan pilkada membuat Bawaslu kehilangan dasar hukum sebagai pengawas.

“Maka, dalam penyaluran bansos, jangan hanya Bawaslu yang mengawasi, tapi juga ada dari pemerintah pusat, yaitu melalui Kemendagri,” tambah Titi.

Menurut Titi, Kemendagri bisa membuat aturan larangan pencitraan personal dalam bansos yang diberikan pemda. Dengan demikian, tidak ada lagi bansos yang ditumpangi kepentingan politik pribadi kepala daerah.

“Untuk memastikan hal itu tak terjadi, bisa dong Kemendagri membuatkan aturannya,” tutup dia. (bpc2)

Tags: BansosPerludempolitisasi
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya
Ekonomi

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya

...

Read moreDetails
Pemerintah Berencana Bagi-bagi HP Gratis, Ini Tujuannya!

Pemerintah Berencana Bagi-bagi HP Gratis, Ini Tujuannya!

Begini Cara Cek BSU Kemnaker Rp900 Ribu dan Siapa Saja yang Berhak Menerima

Begini Cara Cek BSU Kemnaker Rp900 Ribu dan Siapa Saja yang Berhak Menerima

Fokus Dialihkan ke Pemberdayaan, 3,9 Juta Warga Tak Lagi Terima Bansos pada 2025

Fokus Dialihkan ke Pemberdayaan, 3,9 Juta Warga Tak Lagi Terima Bansos pada 2025

Kemensos hapus 600 ribu penerima bansos yang kedapatan bermain judi online. Gus Ipul pastikan bansos hanya untuk warga yang benar-benar membutuhkan.

Masih Ada Peluang Bagi Pelaku Judi Online untuk Terima Bansos? Ini Penjelasannya

Megawati Bansos

Megawati: Jangan Pilih Orang karena Dikasih Bansos!

Next Post

Apa Keistimewaan Malam Lailatul Qadar?

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.