• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Rengat Berdarah, Bupati Tulus, dan Chairil Anwar

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 November 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Tidak banyak catatan yang menyebutkan jumlah korban dalam pembantaian ‘Rengat Berdarah’ oleh pasukan Belanda.

Saksi mata dan sumber Indonesia menyebutkan korban pembantaian Belanda di Rengat berjumlah 2000-an warga sipil. Termasuk wanita dan anak-anak.

Belanda sendiri menyebutkan pembantaian Rengat Berdarah adalah pembunuhan sesama orang Indonesia. Hal ini dikarenakan banyak anggota pasukan elit Belanda, Korps Speciale Troepen (KST) merupakan beretnis Ambon (sumber: Kemendikbud).

Namun, salah satu korban sipil yang tercatat adalah Tulus. Dia merupakan Bupati Indragiri saat itu. Tulus tak lain merupakan ayah kandung penyair terkenal Indonesia, Chairil Anwar.

Peristiwa 5 Januari 1949

Pagi itu, 5 Januari 1949, suasana Kota Rengat, Indragiri Hulu sangat tenang. Penduduk seperti biasa mulai beraktivitas berdagang ataupun berbelanja di pasar.

Namun, tiba-tiba dari arah tenggara kota muncul pesawat tempur jenis P-51 Mustang berbendera Belanda. Pesawat ini tanpa ampun menembaki semua yang ada di darat, rumah-rumah penduduk ataupun pasar.

Tak selesai disitu, pesawat tempur sejak Perang Dunia II ini juga menjatuhkan bom di semua tempat, baik jalanan ataupun rumah penduduk. Seisi kota ditembaki tanpa luput satupun.

Hujanan peluru dan bom ini berlangsung hingga jelang tengah hari. Korban-korban sudah bergelimpangan di seluruh penjuru kota.

Ketika rakyat Rengat mengira serangan sudah usai, muncul 7 pesawat pengangku pasukan jenis Dakota. Pesawat ini menerjunkan ratusan pasukan elit Belanda, Korps Speciale Troepen (KST). 

Tak tanggung-tanggung, pemimpin pasukan elit ini adalah Letnan Rudy de Mey. Dia adalah orang kepercayaan Westerling, sang pembantai puluhan ribu penduduk di Sulawesi Selatan.

Tanpa ampun, pasukan KST menembaki semua penduduk yang ditemuinya. Bahkan, penduduk yang sembunyi-sembunyi di parit juga ditembaki.

Sejarawan Riau, Suwardi MS kepada bertuahpos.com menuturkan bahwa kekejaman pasukan KST ini tak sampai disitu. Rakyat Rengat disuruh berbaris di tepi Sungai Indragiri (Kuantan untuk penamaan di Kabupaten Kuantan Singingi), kemudian ditembaki hingga mayatnya jatuh ke sungai.

“Sungai Indragiri berubah menjadi merah. Bahkan, sampai beberapa waktu, tak ada yang mau makan ikan sungai karena banyaknya mayat di sungai ini,” ujar Suwardi.

“Inilah yang kemudian kita kenal dengan peristiwa Rengat Berdarah,” pungkas dia. 

Dalam waktu singkat, terhitung sejak operasi dengan sandi Operasi Lumpur (Mud Operation) ini dimulai pada pukul 06.00 WIB, Belanda berhasil menguasai seluruh kota pada pukul 16.00 WIB. (bpc2)

Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Meski Berusaha Bangkit, Harga CPO Masih Belum Pulih
Ekonomi

Meski Berusaha Bangkit, Harga CPO Masih Belum Pulih

...

Read moreDetails
Rekomendasi 4 HP Samsung Serie A Terbaik 2026 Performa Flagship dengan Harga Terjangkau

Rekomendasi 4 HP Samsung Serie A Terbaik 2026 Performa Flagship dengan Harga Terjangkau

Cuaca Riau dan Prakiraan Gelombang Laut Hari Ini, 2 November 2026

Cuaca Riau dan Prakiraan Gelombang Laut Hari Ini, 2 November 2026

Begini Cara Mengatasi Motor Overheat dan Ketahui Penyebabnya

Begini Cara Mengatasi Motor Overheat dan Ketahui Penyebabnya

5 Daerah di Riau Dilanda Karhutla, 7 Helikopter Dikerahkan. Karhutla Picu Krisis Ekologi, Ini Saran Solusi dari Ahli

Karhutla Picu Krisis Ekologi, Ini Saran Solusi dari Ahli

Honda Spacy 125, Skutik Dimensi Kompak dengan Konsumsi BBM Diklaim Irit

Honda Spacy 125, Skutik Dimensi Kompak dengan Konsumsi BBM Diklaim Irit Harganya Rp18 Jutaan

Next Post

Resep Mozarela Potato

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.