Tepian Bandar Sungai Jantan, Bukti Pemkab Siak Kembangkan Sektor Pariwisata

Jumat, 07 Juli 2017 12:46
Tepian Bandar Sungai Jantan, Bukti Pemkab Siak Kembangkan Sektor Pariwisata

BERTUAHPOS.COM(BPC), SIAK- Pemerintah Kabupaten Siak saat ini terus menggalakkan sektor pariwisata, yang diharapkan mampu menambah PAD untuk Kabupaten Siak.

Secara statistik jumlah pengunjung wisatawan lokal, wisatawan luar daerah hingga wisatawan mancanegara setiap tahunnya terus mengalami kenaikan.

Hal ini disampaikan oleh Hendrisan sebagai Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak.

"Setiap tahunnya pengunjung yang datang ke Siak mengalami kenaikan secara signifikan baik dari wisatawan lokal hingga internasional. Kami akan terus mengembangkan sektor pariwisata lainnya" ujarnya.

Pemerintah kabupaten Siak juga terus memberikan fasilitas dan terus membangun infrastruktur sebagai penarik minat wisatawan. Salah satunya adalah Tepian Bandar Sungai Jantan Siak yang berada tepat di tepi Sungai Jantan Siak Sri Indrapura.

Tepian bandar sungai jantan yang rampung pengerjaannya pada akhir tahun 2016 lalu, saat ini menjadi tempat wisata baru andalan Kabupaten Siak karena memiliki panjang hingga 885 meter mulai dari Klenteng Cina hingga Masjid Syahbuddin.

Sesuatu yang menarik dari Tepian Bandar Sungai Jantan Siak adalah adanya Gazebo unik dengan kubah berwarna putih yang hingga kini dijadikan tempat berfoto baik foto selfie maupun grupie keluarga dan sahabat.

Sedangkan di lapangan di depan panggung Siak Bermadah terdapat tulisan Siak Sri Indrapura berwana putih dan bila malam suasana menjadi terasa hangat karena lampu dari tulisan tersebut.

Lokasi ini paling diburu wisatawan lokal untuk  mengambil latar dalam sebuah sesi pemotretan. Di seberang sungainya juga memancar cahaya dari lampu Jembatan Kupu-kupu, yang menyempurnakan kelap- kelip cahaya di kota bekas kerajaan Siak itu.

Kepala dinas Pekerjaan umum dan tarukim, Irving Kahar, mengatakan pendestrian baru di Siak Sri Indrapura itu semakin komplit dengan kawasan Istana, air mancur bergoyang, Masjid Syahbuddin, serta lapangan dan panggung Siak Bermadah. Satu yang paling baru di lapangan ini adalah tugu dengan lambang kerajaan. Tugu tersebut merupakan gambaran sejarah penyerahan kedaulatan kerajaan Siak oleh Sultan Syarif Kasim II kepada presiden RI Ir. Soekarno tahun 1946 silam.

"Di puncak itu lambang kerajaan Siak, yang terbuat dari perunggu. Di lingkaran bagian bawah ada relief yang menceritakan perjuangan Sultan Syarif Kasim II sejak kecil hingga menempuh perjuangan dan ikut serta dalam perjuangan kemerdekaan RI" ujar Irving.

Tugu yang tampak ciamik dengan Istana Matahari Timur itu dibuat oleh perupa Himawan Dwi Prasetyo, lulusan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Hery Maizul, lulusan Seni Patung ISI Yogyakarta dan Dwi Kustianingrum, arsitektur lulusan ITB Bandung.

Tugu ini dibuat dengan dimensi patung 3,5 x 4 meter berbahan perunggu.(galeri)

 

TRAVELLING

Berita Terkini

Pansus RTRW Bantah Akomodir Pihak Tertentu
Senin, 25 September 2017 11:15

Pansus RTRW Bantah Akomodir Pihak Tertentu

Pansus Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Riau membantah mengakomodir pihak tertentu dalam perumusannya.

Listrik Padam, Pemeriksaan Saksi Korupsi di Kejati Riau Ditunda
Senin, 25 September 2017 11:05

Listrik Padam, Pemeriksaan Saksi Korupsi di Kejati Riau Ditunda

Listrik di beberapa daerah di Kota Pekanbaru terjadi pemadaman secara bergilir dari Minggu (24/9/2017) hingga hari ini Senin (25/9/2017).

Investor Jerman Tawarkan Bisnis Rumah Sakit ke Pemprov Riau
Senin, 25 September 2017 10:55

Investor Jerman Tawarkan Bisnis Rumah Sakit ke Pemprov Riau

Sekdaprov Riau kedatangan tamu seorang investor dari Jerman. Pembahasan mereka membicarakan soal peluang bisnis rumah sakit di Riau.

Golden Tulip Pekanbaru Siapkan Sepeda Gratis Untuk Tamu yang Nginap
Senin, 25 September 2017 10:45

Golden Tulip Pekanbaru Siapkan Sepeda Gratis Untuk Tamu yang Nginap

Walau tren kenaikan okupansi hotel semakin bagus, pihak Manajemen Hotel Golden Tulip Essential Pekanbaru selalu ingin yang terbaik untuk para tamu. 

Pansus: RTRW Tidak Bisa Ditunda
Senin, 25 September 2017 10:35

Pansus: RTRW Tidak Bisa Ditunda

Pansus RTRW Provinsi Riau menyebutkan bahwa pengesahan RTRW sudah tidak bisa ditunda lagi.

Progres Rel Kereta Api Stagnan di Konsultasi Publik
Senin, 25 September 2017 10:28

Progres Rel Kereta Api Stagnan di Konsultasi Publik

Progres pembangunan rel kereta api Riau hingga kini masih stagnan pada tahap konsultasi publik. Sementara materil pembangunannya sudah ada di lokasi sejak tahun lalu.

Ini Potret Sepi di Suzuya Pasar Kodim
Senin, 25 September 2017 10:15

Ini Potret Sepi di Suzuya Pasar Kodim

Pagi ini Senin (25/9/17), hingga jam 10.00 WIB, Suzuya Pasar Kodim sepi pengunjung. Sebagian toko-toko di dalamnya masih belum dibuka.

Pria 19 Tahun Asal Bengkalis Ini Kedapatan Bawa Narkoba
Senin, 25 September 2017 10:02

Pria 19 Tahun Asal Bengkalis Ini Kedapatan Bawa Narkoba

Muhammad Hafizi duduk lesu menghadap ke sebuah meja. Di atas meja itu ada kotak rokok, hp dan satu paket narkotika jenis sabu.

Kabar gembira, Jalan Garuda Sakti Sudah 'Sehat'
Senin, 25 September 2017 09:15

Kabar gembira, Jalan Garuda Sakti Sudah "Sehat"

Bagi anda pengguna Jalan Garuda Sakti KM 1 Panam, kini tidak perlu khawatir lagi saat melewati jalan tersebut. Lubang besar yang banyak 'menganga' sudah diperbaiki.

Penggiat Lingkungan: RTRW Jangan Disahkan
Senin, 25 September 2017 09:05

Penggiat Lingkungan: RTRW Jangan Disahkan

Penggiat lingkungan dari Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), Made Ali meminta agar DPRD Riau menunda pengesahan RTRWP.