Pansus Napza: Dunia Hiburan Harus Berperan Cegah Peredaran Narkoba

Rabu, 13 Desember 2017 19:58
Pansus Napza: Dunia Hiburan Harus Berperan Cegah Peredaran Narkoba

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Pansus Napza DPRD Riau meminta pihak penyedia dunia hiburan memberikan peranannya dalam mencegah peredaran narkoba.

Hal itu disampaikan oleh ketua Panitia Khusus (Pansus) Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (Napza) DPRD Riau, Taufik Arrakhman, Rabu (13/12/2017).

"Pengusaha dunia hiburan harus ikut berperan mencegah peredaran narkoba, terutama untuk anak dibawah umur," terang Taufik.

"Kita mengerti kalau masyarakat memang membutuhkan hiburan, namun jika melihat atau mengetahui ada indikasi pemakaian atau peredaran narkoba, silahkan koordinasikan dengan pihak berwenang," tambah Taufik.

Sementara itu, pihak penyedia hiburan di Kota Pekanbaru menyebutkan bahwa mereka merasa gelisah dengan isu narkoba, apalagi jika sampai dilakukan sidak. Menurut mereka, jumlah pengunjung akan mengalami penurunan saat mendengar informasi adanya sidak.

"Mendengar adanya sidak, kami pasti gelisah. Bukan karena kami takut, tidak, tapi karena pengunjung akan sepi kalau ada sidak," ujar Sosarti, perwakilan Star City.

"Kami tegaskan, kami tidak menyediakan atau menjual barang haram itu di tempat kami. Namun, ada pengunjung yang memang sudah memakai sejak diluar,"  pungkasnya. (cr1)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Bantuan Mobil Untuk SMK Ada Unsur Politik? Ini Kata Pengamat
Senin, 22 Januari 2018 13:00

Bantuan Mobil Untuk SMK Ada Unsur Politik? Ini Kata Pengamat

Pemprov Riau menyerahkan bantuan sebanyak 17 unit mobil aset pemerintah ke SMK di Riau.

Hanya Hari Ini Loh...Evo Hotel Berikan Spesial Harga Kamar Rp 220.117
Senin, 22 Januari 2018 12:39

Hanya Hari Ini Loh...Evo Hotel Berikan Spesial Harga Kamar Rp 220.117

Genap satu tahun, Evo Hotel Pekanbaru berdiri megah di Jalan Sudirman. 

Telkomsel Imbau Pelanggan Waspada Penipuan Mengatasnamakan Telkomsel
Senin, 22 Januari 2018 12:26

Telkomsel Imbau Pelanggan Waspada Penipuan Mengatasnamakan Telkomsel

Terkait maraknya penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel, Telkomsel mengimbau kepada pelanggan untuk selalu waspada.

Adakan Donor Darah, Evo Hotel Targetkan 30 Kantong di 1st Anniversary
Senin, 22 Januari 2018 12:08

Adakan Donor Darah, Evo Hotel Targetkan 30 Kantong di 1st Anniversary

Targetkan 30 kantong, hari ini Senin (22/01/2018) Evo Hotel Pekanbaru adakan kegiatan sosial donor darah  sempena perayaan ulang tahun yang pertama.

Pemda Sebaiknya Tak Kucurkan Bansos dan Hibah di Tahun Politik
Senin, 22 Januari 2018 11:35

Pemda Sebaiknya Tak Kucurkan Bansos dan Hibah di Tahun Politik

Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan mengatakan, sebaiknya pemerintah daerah tidak mengucurkan bantuan di tahun politik.

Besok, Bawaslu Riau Kembali Periksa ASN Pekanbaru yang Terindikasi Terlibat Politik
Senin, 22 Januari 2018 11:24

Besok, Bawaslu Riau Kembali Periksa ASN Pekanbaru yang Terindikasi Terlibat Politik

Besok, Selasa (23/1/2018), Bawaslu Riau kembali akan memeriksa 3 ASN Pekanbaru yang diindikasikan terlibat politik. 

17 Mobil Diserahkan ke SMK di Riau Untuk Praktik
Senin, 22 Januari 2018 10:56

17 Mobil Diserahkan ke SMK di Riau Untuk Praktik

Sebanyak 17 mobil milik aset Pemprov Riau diserahkan ke 17 SMK di Riau. 

Kajian Islam: Hati-hati dengan Segumpal Daging
Senin, 22 Januari 2018 10:43

Kajian Islam: Hati-hati dengan Segumpal Daging

Sesungguhnya di dalam tubuh manusia itu ada segumpal daging. Jika dia itu baik, maka yang lain ikut menjadi baik. Tapi jika rusak, maka yang lain ikut menjadi rusak.

Happy Lunch, Hanya Rp 45 Ribu Bisa Makan Sepuasnya di Pesonna Hotel
Senin, 22 Januari 2018 10:35

Happy Lunch, Hanya Rp 45 Ribu Bisa Makan Sepuasnya di Pesonna Hotel

Makan siang lebih menyenangkan, tempat nyaman dan makanan lezat bisa Anda temukan di Pesonna Hotel Pekanbaru.

Kata Wagubri Soal Pemadaman Listrik: PLN Tak Komit
Senin, 22 Januari 2018 10:21

Kata Wagubri Soal Pemadaman Listrik: PLN Tak Komit

Aktivitas pemadaman listrik secara bergilir mendapatkan kritik dari kaum pengusaha, terutama hotel dan sejumlah pebisnis di Pekanbaru.