• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Oktober 4, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Jengkel, Raja Kecik Pernah Dijuluki ‘Perampok Lanun’ oleh Belanda

Romi J. by Romi J.
21 November 2020
111
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Usaha Belanda untuk menguasai alur perdagangan dan pelayaran di Selat Malaka tahun abad 18 tidak mudah. Di wilayah itu, berkuasa Raja Kecik yang sedang menegakkan kekuasaannya.

Menurut buku ‘Masyarakat Melayu dan Budaya Melayu dalam Perubahan’ yang ditulis Koenjtaraningrat dkk, Raja Kecik berhasil merebut kembali kekuasaan di Johor pada 21 Maret 1717. Kemudian, dia memindahkan pemerintahannya ke Bintan.

Saat di Bintan inilah, ambisi Belanda untuk menguasai Selat Malaka, dan usaha Raja Kecik menegakkan kedaulatannya bertemu.

Tidak jarang dua pihak selalu berperang di wilayah perairan Selat Malaka. Untuk menghadapi kapal-kapal dan senjata Belanda yang lebih besar, pengikut Raja Kecik memakai strategi gerilya laut.

Akibat peperangan terus menerus dengan Raja Kecil, namun tak bisa menaklukkannya membuat Belanda jengkel. Pihak Belanda kemudian menjuluki Raja Kecil sebagai ‘Pemimpin Bajak Laut’ atau ‘Perampok Lanun’.

Raja Kecil akhirnya memupuk kekuatannya di aliran sungai Siak, tepatnya di Buantan, 10 kilometer dari Kota Siak sekarang. Kemudian, pemerintahan Raja Kecik terus berkembang, hingga menjadi Kerajan Siak Sri Indrapura. (bpc4)

Tags: BelandaBerita SiakLanunPerompak
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Operasi Pemadaman Karhutla Riau Berlanjut, Sejumlah Titik Belum Padam
Lingkungan

Operasi Pemadaman Karhutla Riau Berlanjut, Sejumlah Titik Belum Padam

...

Read moreDetails
BUMD Siak Perlu Dievaluasi, Afni: Kalau Tidak Beri Manfaat untuk Apa Dipertahankan?

BUMD Siak Perlu Dievaluasi, Afni: Kalau Tidak Beri Manfaat untuk Apa Dipertahankan?

Bukan Mahkota Emas, Ini Benda Peninggalan Kerajaan Siak yang Paling Fenomenal

Bukan Mahkota Emas, Ini Benda Peninggalan Kerajaan Siak yang Paling Fenomenal

Kerugian PT BSP Berpotensi Semakin Membengkak

Kerugian PT BSP Berpotensi Semakin Membengkak

Gubernur Riau Tegaskan PSU di Siak Tidak Boleh Lagi Ada Kesalahan dan Cacat Prosedur

Gubernur Riau Tegaskan PSU di Siak Tidak Boleh Lagi Ada Kesalahan dan Cacat Prosedur

Siak Kota Wakaf

Siak Ditahbiskan Sebagai Kota Wakaf 2024

Next Post

Koeman: Messi dan Griezmann Tak Ada Masalah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.