BERTUAHPOS.COM — Seorang kru kapal MT Pancaran Agility atas nama Mulfian Munir berusia 73 tahun, dilaporkan meninggal dunia di Perairan Selat Rupat, Kota Dumai, pada 20 Juli 2026.
Tim Rescue Unit Siaga SAR Dumai bergerak mengevakuasi jenazah dan menyerahkannya ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Dumai untuk penanganan lebih lanjut.
Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut pada Selasa, 21 Juli 2026. Operasi SAR kemanusiaan langsung dikerahkan untuk membantu proses pemindahan jenazah dari kapal menuju daratan.
“Berdasarkan informasi yang diterima, pada 20 Juli 2026 korban dilaporkan pingsan saat berada di atas MT Pancaran Agility. Kru kapal segera memberikan bantuan pertama selama kurang lebih 10 menit,” kata Budi Cahyadi, Selasa, 21 Juli 2026.
Korban yang merupakan warga negara Indonesia itu sempat mendapatkan pertolongan pertama dari rekan-rekan sesama kru kapal. Tim medis kemudian tiba di kapal untuk melakukan pemeriksaan intensif terhadap kondisi Mulfian Munir.
Setelah dilakukan pengecekan menyeluruh, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia. Menindaklanjuti laporan tersebut, USS Dumai menerjunkan empat personel bersama tiga orang kru RB 218 Dumai menuju titik pertemuan di Perairan Dumai.
“Tim langsung diberangkatkan ke lokasi untuk melaksanakan proses evakuasi begitu informasi kami terima. Prioritas kami adalah memastikan jenazah dapat segera dibawa ke fasilitas kesehatan yang memadai,” ujar Budi Cahyadi.
Proses evakuasi berlangsung lancar meskipun harus dilakukan di tengah perairan Selat Rupat. Tim Rescue USS Dumai memindahkan jenazah dari atas kapal menuju RB 218 untuk selanjutnya dibawa ke daratan.
“Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban langsung kami bawa menuju RSUD Kota Dumai untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku,” pungkas Budi Cahyadi.









