BERTUAHPOS – Otoritas Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru mulai memperketat pengawasan seiring meningkatnya aktivitas penumpang menjelang masa mudik Idulfitri 2026.
Hingga 15 Maret 2026, arus keberangkatan menuju Pulau Jawa dan berbagai wilayah di Sumatera menunjukkan tren kenaikan signifikan.
Kepala Terminal BRPS Pekanbaru, Bambang Armanto, mengonfirmasi bahwa pergerakan penumpang paling mencolok terjadi pada rute lintas Jawa.
Berdasarkan data terkini, volume penumpang tujuan Jawa telah meningkat sekitar 20 persen, sementara untuk rute antarkota di Sumatera mengalami kenaikan sebesar 15 persen.
“Untuk tujuan Pulau Jawa, peningkatannya sudah sekitar 20 persen dari hari normal. Sementara untuk tujuan Sumatera peningkatannya masih sekitar 15 persen,” ujar Bambang.
Pihak terminal memprediksi puncak arus mudik akan mencapai titik tertinggi pada 17 hingga 18 Maret mendatang. Sementara itu, gelombang arus balik masyarakat diperkirakan bakal memadati terminal pada 27 hingga 28 Maret.
Guna mengantisipasi kepadatan tersebut, sejumlah Perusahaan Otobus (PO) telah menyiapkan armada cadangan yang akan dioperasikan sesuai dengan kondisi permintaan di lapangan.
Mengenai tarif perjalanan, Bambang menjelaskan adanya penyesuaian harga pada layanan bus kelas eksekutif. Masing-masing PO menetapkan kenaikan tarif rata-rata di kisaran 15 hingga 20 persen.
Namun, bagi masyarakat yang menggunakan bus kelas ekonomi, harga tiket dipastikan tetap stabil karena mengikuti regulasi tarif batas atas dan bawah yang ditetapkan pemerintah.***









