• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Realisasi Vaksinasi Penyakit Hewan di Riau 2025 Capai 98,8%, Rabies dan SE Masih Rendah

Realisasi vaksinasi hewan di Riau 2025 capai 98,8% untuk PMK, namun rabies dan SE masih di bawah 70% di sejumlah daerah.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
6 Februari 2026
Realisasi Vaksinasi Penyakit Hewan di Riau 2025 Capai 98,8%, Rabies dan SE Masih Rendah

Realisasi Vaksinasi Penyakit Hewan di Riau 2025.

155
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Pemprov Riau mencatat realisasi vaksinasi penyakit hewan sepanjang 1 Januari hingga 31 Desember 2025 mencapai angka tinggi, khususnya untuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menembus 98,8% dari total target 40 ribu dosis.

Berdasarkan laporan resmi dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau, vaksinasi PMK telah terealisasi sebanyak 39.513 dosis dari target 40.000 dosis. Sejumlah daerah bahkan mencatat capaian di atas 100%, seperti Pelalawan dengan 101,1% dan Kepulauan Meranti sebesar 128,3%.

Sementara itu, vaksinasi Jembrana Disease (JD) menunjukkan capaian realisasi hingga 94% atau 5.286 dosis dari target 5.600 dosis. Namun, beberapa daerah masih berada di bawah ambang 70%, di antaranya Indragiri Hilir dengan realisasi 61% serta Dumai dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) yang masih di kisaran 49–50%.

Untuk vaksinasi Septicaemia Epizootica (SE) untuk penyakit sapi ngorok, capaian provinsi masih tergolong rendah. Dari target 5.000 dosis, realisasi baru mencapai 1.889 dosis atau 67%. Kabupaten Rokan Hulu dan Kampar menjadi daerah dengan realisasi terendah, masing-masing 33% dan 69%.

Vaksinasi Lumpy Skin Disease (LSD) mencatat capaian 84% secara provinsi, dengan realisasi 3.635 dosis dari target 5.240 dosis. Kabupaten Indragiri Hulu dan Rokan Hilir menjadi daerah dengan performa terbaik, masing-masing mencapai 100% dan 98%.

Namun demikian, vaksinasi rabies masih menjadi perhatian serius. Dari target 20.000 dosis, realisasi baru mencapai 14.877 dosis atau 69%. Beberapa daerah masih mencatat capaian rendah, seperti Kuantan Singingi dan Rokan Hulu yang berada di angka 42%.

Kabupaten Kampar dan Bengkalis mencatat kinerja relatif baik dalam vaksinasi rabies, dengan realisasi masing-masing 79% dan 57%. Kota Pekanbaru sendiri baru mencapai 56% dari target 3.500 dosis.

“Rendahnya capaian pada beberapa jenis vaksin salah satunya dipengaruhi oleh kendala distribusi, keterbatasan tenaga vaksinator, serta kondisi geografis wilayah tertentu, terutama daerah kepulauan dan pedalaman,” kata Kepala Dinas PKH Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir, di Pekanbaru, Jumat, 6 Februari 2026.

Kendati demikian, Dinas PKH Provinsi Riau menargetkan percepatan vaksinasi lanjutan pada awal 2026 untuk mengejar ketertinggalan, guna menekan risiko wabah penyakit hewan menular strategis.***

Tags: hewan ternakpemerintahanpenyakit hewanpeternakan
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri
Regional

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri

...

Read moreDetails
Petugas Disulitkan dengan Kendala Ini saat Atasi Karhutla Kerumutan

Petugas Disulitkan dengan Kendala Ini saat Atasi Karhutla Kerumutan

Pemprov Riau Perkuat Upaya Pengendalian Karhutla di Kerumutan

Pemprov Riau Perkuat Upaya Pengendalian Karhutla di Kerumutan

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

Purbaya Pertanyakan Urgensi DKI Jakarta Akan Terbitkan Obligasi Daerah

Naik hingga Rp373, Utang Pemerintah Tembus Rp10.293 Triliun

Jadi Finalis ADLG Awards, Apa yang Bikin Pemprov Riau Unggul dari Sisi Digitalisasi?

Jadi Finalis ADLG Awards, Apa yang Bikin Pemprov Riau Unggul dari Sisi Digitalisasi?

Next Post
Startup Daging Nabati Green Rebel Foods Raih Investasi Rp 209,8 Miliar, Fokus Ekspansi Asia

Startup Daging Nabati Green Rebel Foods Raih Investasi Rp 209,8 Miliar, Fokus Ekspansi Asia

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.