• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Produksi Padi Naik 12,7%, Pemprov Riau Genjot Kemandirian Beras hingga 2029

Produksi padi Riau naik 12,7%. Pemprov targetkan peningkatan kemandirian beras dan kurangi ketergantungan pasokan luar daerah.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
12 Februari 2026
Produksi Padi Riau

Program Ekstra Targetkan Produksi Padi Harus Mampu Tutupi 50 Persen Kebutuhan Beras di Riau

154
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Pemerintah Provinsi Riau mencatat tren positif produksi padi dalam dua tahun terakhir. Produksi padi meningkat 12,7%, dari 205.973 ton menjadi 232.071 ton. Kenaikan ini menjadi modal penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Jika dikonversi menjadi beras untuk konsumsi masyarakat, produksi beras Riau pada 2025 mencapai 133,19 ribu ton atau tumbuh 4,51% dibanding tahun sebelumnya. Meski meningkat, angka tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan konsumsi penduduk secara penuh.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengatakan dengan jumlah penduduk sekitar 6,7 juta jiwa, kebutuhan beras di Riau mencapai 436 ribu ton per tahun. Dari total kebutuhan itu, produksi lokal baru mampu memenuhi sekitar 27%.

“Artinya, kita masih bergantung pada pasokan dari luar daerah. Ini yang terus kita dorong agar bisa ditekan secara bertahap,” ujar Syahrial.

Untuk memperkuat kemandirian pangan, Pemprov Riau menetapkan arah pembangunan pangan hingga 2029 secara bertahap dan berkelanjutan. Pemerintah memfokuskan empat strategi utama sebagai pijakan kebijakan.

Pertama, meningkatkan ketersediaan dan produksi pangan daerah, terutama komoditas strategis seperti padi dan jagung. Komoditas ini menjadi baseline atau titik acuan kinerja ketahanan pangan Riau.

Kedua, pemerintah menargetkan pengurangan ketergantungan pasokan dari luar daerah seiring peningkatan kapasitas produksi lokal. Upaya ini dilakukan melalui penguatan distribusi, pengelolaan stok, serta peningkatan efisiensi rantai pasok.

Ketiga, Pemprov Riau mendorong optimalisasi lahan pertanian melalui peningkatan indeks pertanaman, pemanfaatan lahan tidur, dan pengendalian alih fungsi lahan produktif. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan.

Keempat, pemerintah fokus pada peningkatan kapasitas dan kesejahteraan petani, termasuk mendorong regenerasi melalui penguatan peran petani milenial. Strategi ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian di tengah tantangan alih profesi dan urbanisasi.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemprov Riau menargetkan peningkatan kontribusi produksi lokal terhadap kebutuhan konsumsi beras masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah dalam jangka panjang.***

Tags: ketahanan panganpertanianRegional
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Krisis Air Terparah, Sri Lanka Siapkan Rencana Olah Air Laut
Internasional

Krisis Air Terparah, Sri Lanka Siapkan Rencana Olah Air Laut

...

Read moreDetails
Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Plt Gubri Sebut Sumbang Rp1 Miliar untuk Bencana Gempa NTT Bukan soal Nominal Angkanya

Plt Gubri Sebut Sumbang Rp1 Miliar untuk Bencana Gempa NTT Bukan soal Nominal Angkanya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Alam Cahayo Tuah Nagoghi Tuntaskan Perjalanan dengan Gelar Juara di Tepian Narosa

Alam Cahayo Tuah Nagoghi Tuntaskan Perjalanan dengan Gelar Juara di Tepian Narosa

Kolaborasi antara mahasiswa agroteknologi dan teknik elektro UIN Suska Riau berhasil menciptakan smart farming berbasis internet of thing untuk apotek hidup di lokasi KKN mereka.

Mahasiswa UIN Suska Riau Berhasil Kembangkan Teknologi Smart Farming IoT untuk Apotek Hidup di Lokasi KKN

Next Post
Jam kerja ASN harus berinovasi

Pemerintah Siapkan Skema Baru untuk Pensiun ASN

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.