BERTUAHPOS — Panam adalah kawasan terpadat di Kota Pekanbaru. Setelah dipecah menjadi dua kecamatan, total jumlah penduduk mencapai 255.800 jiwa. Untuk Kecamatan Tuah Madani, jumlah penduduk sebanyak 171.586 jiwa, dan Binawidya mencapai 84.214 (BPS Kota Pekanbaru: 2024).
Padatnya jumlah penduduk di kawasan ini sudah pasti Jalan HR Subrantas tidak akan sanggup menampung tingginya volume kendaraan, terutama untuk beberapa tahun yang akan datang.
“Macetnya sudah pasti sangat luar biasa, HR Subrantas tidak akan sanggup menampung jumlah kendaraan jika tidak segera dilakukan pelebaran badan jalan,” kata Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto di Pekanbaru.
Pemprov Riau saat ini tengah mempersiapkan segala sesuatunya terhadap rencana pelebaran bahu jalan di beberapa titik strategis, seperti di depan Kampus Universitas Riau dan UIN Suska Riau.
Beberapa ratus meter jalan di area tersebut rencananya akan diperlebar untuk sedikit mengurai kemacetan terutama di jam-jam tertentu.
SF Hariyanto sudah berbicara langsung dengan Rektor UIN Suska Riau dan Unri. Rencana ini disambut baik oleh pihak kampus dan mereka bersedia menghibahkan lahannya.
“Kami sudah dapat izin dari pihak kampus, dan segala sesuatunya sedang kami persiapkan,” kata Plt Gubri.
Selain padatnya jumlah penduduk, volume kendaraan yang akan melintas di jalur HR Subrantas juga datang dari tol.
Ke depan ada tiga pintu tol yang langsung mengarahkan kendaraan ke Jalan HR Subrantas, yakni Tol lingkar kota dari Pekanbaru-Dumai, Pekanbaru-Bangkinang dan Tol Pekanbaru-Rengat.
“Kalau hanya dibiarkan seperti itu, saya yakin jalan itu akan padat sekali. Semuanya bertumpuk di sana. Makanya kita harus mulai sekarang,” ujarnya.
“Di tahap awal nanti akan dimulai dengan pembebasan beberapa ruas lahan, baru pelan-pelan kita perlebar di titik-titik tertentu. Ini Sambil menunggu fly over Simpang Panam dikerjakan,” sebutnya.***








