BERTUAHPOS – Otoritas Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru meningkatkan pengawasan di area keberangkatan dan mewajibkan seluruh calon penumpang mudik Idulfitri 2026 untuk bertransaksi melalui jalur yang terverifikasi. Hal ini guna untuk mengantisipasi dan melindungi pemudik dari praktik percaloan yang kerap menjamur menjelang masa angkutan Lebaran.
Kepala Terminal BRPS Pekanbaru, Bambang Armanto, secara khusus mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur dengan tawaran tiket dari oknum tidak resmi yang menjanjikan keberangkatan instan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan penumpang mendapatkan harga tiket yang sesuai dengan regulasi serta mendapatkan jaminan layanan dari Perusahaan Otobus (PO) yang bersangkutan.
“Belilah tiket di tempat resmi milik PO. Penumpang bisa membeli langsung di terminal atau melalui layanan online yang disediakan masing-masing perusahaan otobus,” ujar Bambang Armanto.
Selain fokus pada pemberantasan calo, pihak terminal juga memprioritaskan keselamatan teknis kendaraan melalui inspeksi mendalam atau ramp check. Setiap armada yang akan mengangkut penumpang wajib melewati pemeriksaan komponen vital, mulai dari sistem pengereman, kondisi ban, hingga kelengkapan darurat di dalam kabin bus.
Bambang menegaskan bahwa standar prosedur operasi (SOP) pemeriksaan ini berlaku tanpa terkecuali bagi seluruh bus yang masuk dan keluar dari area terminal. Upaya ini merupakan langkah preventif guna menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode arus mudik dan balik yang diperkirakan akan mencapai puncaknya dalam beberapa hari ke depan.
“Ramp check kami lakukan setiap hari. Itu merupakan kewajiban bagi setiap kendaraan yang akan berangkat, untuk memastikan kondisi kendaraan aman dan layak jalan,” pungkas Bambang.
Manajemen Terminal BRPS Pekanbaru juga menyiagakan petugas di posko informasi untuk membantu penumpang yang mengalami kendala dalam pemesanan tiket maupun mereka yang membutuhkan informasi mengenai jadwal keberangkatan armada tambahan.***









