• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Organisasi Penyayang Binatang Surati Prabowo, Minta TNI Tak Makan Ular Hidup Saat Latihan

Romi J. by Romi J.
19 Februari 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Organisasi penyayang binatang People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) mengaku telah menyurati Menteri Pertahanan (Menhan) Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam suratnya, dikutip dari CNBC Indonesia,  PETA meminta Prabowo agar TNI menghentikan penggunaan hewan hidup dalam latihan militer.

“PETA telah mengirim surat mendesak kepada Menteri Pertahanan Letjen (Purn) Prabowo Subianto untuk mendesak penyelenggara Cobra Gold agar menghentikan penggunaan hewan hidup dalam latihan pengadaan makanan untuk kelangsungan hidup,” bunyi surat PETA kepada Prabowo, yang ditandatangani Senior Vice Presiden PETA, Jason Baker, Kamis kemarin.

Militer Indonesia selama ini memang menggunakan sejumlah hewan saat latihan bertahan hidup. Salah satunya adalah memakan ular, memenggal ular kobra dan meminum darahnya, dan memakan hewan melata lainnya.

Salah satu latihan yang akan diikuti TNI nanti adalah latihan bersama Cobra Gold di Thailand. Dalam latihan ini, cara bertahan hidup dengan memakan hewan hidup juga diberikan kepada peserta.

“Selain menimbulkan risiko penyakit berbahaya, latihan Cobra Gold yang melibatkan hewan juga kejam dan tidak praktis,” tambah surat PETA.

“PETA mendesak Menteri Prabowo untuk mengakhiri pembunuhan hewan yang sadis selama Cobra Gold, yang menodai kehormatan Indonesia, membahayakan kesehatan masyarakat, dan membahayakan spesies yang rentan terhadap kepunahan,” tutup surat PETA tersebut. (bpc4)

Tags: latihan TNIpenyayang binatangPETAPrabowoTNI
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Letjen TNI ( Purn) Besar Harto Karyawan, S.H, M.Tr ( Han).
Kolom

Banjir Diantara Musibah dan Kelalaian Manusia Serta Solusinya

...

Read moreDetails
Sejarah dan Jejak Kepemimpinan Akademi Militer dari Masa ke Masa

Sejarah dan Jejak Kepemimpinan Akademi Militer dari Masa ke Masa

Menanam Asa di Tanah Lampung: Langkah Nyata Kasal Muhammad Ali untuk Wujudkan Kemandirian Pangan

Menanam Asa di Tanah Lampung: Langkah Nyata Kasal Muhammad Ali untuk Wujudkan Kemandirian Pangan

Bakornas Permikomnas RI Tolak Revisi UU TNI, Sebut Ancam Demokrasi

Bakornas Permikomnas RI Tolak Revisi UU TNI, Sebut Ancam Demokrasi

Tiga Pasal yang Diubah dalam Revisi UU TNI, Berikut Penjelasannya

Tiga Pasal yang Diubah dalam Revisi UU TNI, Berikut Penjelasannya

Revisi UU TNI Tuai Polemik

Revisi UU TNI Tuai Polemik

Next Post
denda terpidana korupsi

Kejari Kuansing Terima Rp50 Juta dari Keluarga Terpidana Korupsi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.