• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, November 5, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ekonomi Domestik Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
9 Agustus 2024
pilkada riau

Pilkada Riau 2024 akan Dorong Pergerakan Ekonomi Daerah

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa ekonomi domestik Indonesia tetap kuat di tengah tingginya ketidakpastian di pasar keuangan global pada triwulan I/2024. 

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, Aman Santosa, menyatakan bahwa kekuatan ekonomi ini tercermin dari sejumlah indikator perbankan, seperti pertumbuhan kredit dan likuiditas bank.

“Pertumbuhan kredit bank umum masih cukup baik, yaitu sebesar 12,40% year-on-year (yoy), meningkat dari periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar 9,93%,” ujar Aman dalam keterangan tertulis pada Laporan Surveillance Perbankan Indonesia (LSPI) triwulan I/2024.

Aman menjelaskan bahwa pertumbuhan kredit tersebut didorong oleh peningkatan pertumbuhan ekonomi, yang didukung oleh permintaan kuat dalam sektor konsumsi, investasi, serta pengeluaran pemerintah. 

Selain itu, dana pihak ketiga (DPK) juga mencatat pertumbuhan sebesar 7,44% yoy, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar 7%. Pertumbuhan DPK ini dianggap sebagai salah satu faktor yang menjaga likuiditas perbankan tetap stabil.

“Dalam situasi ini, kondisi likuiditas bank umum terpantau masih memadai, dengan rasio AL/NCD dan AL/DPK masing-masing sebesar 121,05% dan 27,18%, jauh di atas ambang batas yang ditetapkan,” lanjut Aman.

Meski mengalami penurunan, OJK mencatat bahwa tingkat permodalan perbankan masih solid dengan rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 25,96%, sedikit lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 27,09%.

Penurunan ini disebabkan oleh peningkatan aset tertimbang menurut risiko (ATMR) kredit dan pasar, seiring dengan penyaluran kredit yang tumbuh pesat.

Selain itu, risiko kredit juga menunjukkan perbaikan, dengan rasio non-performing loan (NPL) gross turun menjadi 2,25%, meskipun NPL net mengalami sedikit peningkatan menjadi 0,77%.

Kinerja Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) juga mencatatkan hasil yang positif dengan peningkatan DPK serta rasio permodalan yang solid, dengan CAR BPR sebesar 32,60% dan CAR BPRS sebesar 23,57%.

Ke depan, Aman mengingatkan perlunya kewaspadaan terhadap risiko perbankan, terutama risiko pasar dan likuiditas, di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi, seperti tingkat suku bunga global yang tinggi, perkembangan ekonomi China, serta meningkatnya tensi geopolitik yang dapat memberikan tekanan pada ekonomi domestik.***

Tags: ekonominasionalOjk
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Selat Hormuz Memanas, IHSG Terpaksa Parkir di Zona Merah. 23 Perusahaan Tunda IPO Saham 2026, Pasar Dinilai Belum Kondusif
Ekonomi

23 Perusahaan Tunda IPO Saham 2026, Pasar Dinilai Belum Kondusif

...

Read moreDetails
OJK Riau Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Data Perencanaan Nasional. OJK Terapkan Asas Una Via dalam Penegakan Hukum Pasar Modal, Apa Itu?

OJK Terapkan Asas Una Via dalam Penegakan Hukum Pasar Modal, Apa Itu?

Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal

Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal

Inilah Ruang Setara

Inilah Ruang Setara

Sinyal Bahaya, Keuangan Rumah Tangga Tertekan, Risiko Gagal Bayar Pinjol Dekati Ambang 5%

Sinyal Bahaya, Keuangan Rumah Tangga Tertekan, Risiko Gagal Bayar Pinjol Dekati Ambang 5%

OJK Sanksi Pelanggaran Saham 3 Emiten, Total Denda Rp2,1 Triliun

OJK Sanksi Pelanggaran Saham 3 Emiten, Total Denda Rp2,1 Triliun

Next Post

HUT Riau ke-67: Realisasi Investasi Semester 1-2024 Masih Setengah dari Target

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.