BERTUAHPOS — Gisha Pasha Mongan dapat beasiswa untuk melakukan riset di University of Tokyo, Jepang, selama 3 bulan.
Mahasiswi dari Program Studi Kimia di Universitas Lancang Kuning itu akan melakukan riset tentang limbah biomassa untuk pengembangan energi terbarukan menggunakan teknologi dye-sensitized solar cell (DSSC).
“Beasiswa riset tersebut berlangsung selama 3 bulan. Dia akan berangkat ke Tokyo pada Oktober mendatang dan akan selesai pada Januari 2026,” kata Ketua Pusat Riset Pertanian Tropis Berkelanjutan Unilak, Dr. Indra Purnama.
Penelitian ini akan masuk dalam riset unggulan nasional dalam mendukung Asta Cita dan menjadi bagian dari strategi kampus itu membangun kolaborasi internasional, salah satunya dengan Prof. M. Aziz di The University of Tokyo.
Wakil Dekan III Fakultas Kehutanan dan Sains, Dr. Dodi Sukma berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi sekaligus mempertegas bahwa Prodi Kimia di universitas itu mampu bersaing secara global, walau statusnya baru berdiri.
“Ini menjadi bukti bahwa mahasiswa kita bisa bersaing di tingkat global,” katanya.
“Mohon doa dan dukungannya agar riset ini berjalan lancar. Terima kasih kepada semua pihak,” kata Gisha.***









