• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Eco-Cigar, Rokok Kretek dari Gulma Eichornia Crassipes dan Teh Hijau Karya Mahasiswa Biologi Unri

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
15 Juli 2024
Rokok Kretek
189
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Mahasiswa Program Studi Biologi, Universitas Riau, berhasil menciptakan rokok kretek berbahan dasar daun gulma Eichornia crassipes dan teh hijau, yang diberi nama Eco-Cigar.

Ini merupakan wujud dari program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKM-K) yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbud Ristek), telah menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menghadirkan berbagai inovasi. 

Tim pengembang Eco-Cigar terdiri dari Muhammad Thomas Sapta, Rendy Reynata, Vina Ardhiani, Siti Nurhaliza, dan Nia Nabila Utami. Mereka berkolaborasi di bawah bimbingan Dr Ninik Nihayatul Wahibah MSi.

Inovasi ini lahir dari keprihatinan terhadap perubahan fungsi hutan menjadi hutan tanaman industri (HTI) akibat penggunaan tembakau dalam industri rokok kretek. Oleh karena itu, diperlukan bahan baku yang lebih ramah lingkungan seperti daun eceng gondok.

Eceng Gondok selama ini dianggap sebagai gulma tanpa nilai ekonomis. Tumbuhan air ini memiliki kandungan serat selulosa yang potensial sebagai bahan baku rokok kretek. Tim PKM-K Eco-Cigar berhasil mengubahnya menjadi produk bernilai tinggi. Proyek ini tidak hanya memberikan dampak positif pada lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru dalam pengolahan gulma.

“Kami yakin bahwa setiap bahan memiliki potensi jika ditangani dengan benar. Eco-Cigar adalah bukti bahwa dedikasi, kerja keras, dan semangat inovasi dapat mengubah gulma menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ujar Muhammad Thomas Sapta, Ketua Tim Eco-Cigar.

Proses pembuatan Eco-Cigar melibatkan beberapa tahapan cermat. Pertama, daun eceng gondok dicuci, dirajang, dan dikeringkan menggunakan oven. Setelah kering, daun digerus kasar dengan perbandingan 1:1 antara daun eceng gondok dan daun teh hijau, lalu dilanjutkan dengan pelintingan dan quality control.

Setelah itu, produk dikemas dan dipasarkan dalam tiga varian: per-slop isi 10 bungkus dengan harga Rp200.000/bungkus, isi 12 batang seharga Rp20.000, dan per batang seharga Rp2.000.

Rasa alami, kemasan ramah lingkungan, dan bobot ringan menjadikan Eco-Cigar pilihan menarik bagi konsumen yang peduli lingkungan. Tim PKM-K Eco-Cigar berharap inovasi ini menjadi awal dari banyak inovasi berkelanjutan lainnya yang akan mereka ciptakan. Mereka terus berusaha mengembangkan produk ini, baik dari segi metode produksi maupun varian yang tersedia.

Eco-Cigar adalah bukti bahwa kolaborasi, kreativitas, dan visi bersama dapat menciptakan inovasi yang mengubah dunia. Mari bersama merayakan pencapaian luar biasa dari Tim PKM-K Biologi Universitas Riau dan mendukung Eco-Cigar dalam perjalanannya untuk merubah dunia.***

Tags: herbalInovasiRokok KretekUNRI
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

FEB UNRI Bantu UMKM Laundry Tualang Naik Kelas dengan Transformasi Digital
Ekonomi

FEB UNRI Bantu UMKM Laundry Tualang Naik Kelas dengan Transformasi Digital

...

Read moreDetails
Rumah Bambu Tahan Gempa yang Dirakit Seperti Lego

Rumah Bambu Tahan Gempa yang Dirakit Seperti Lego

Limbah Ampas Kopi Ternyata Bisa Disulap Jadi Kemasan Pangan Ramah Lingkungan

Limbah Ampas Kopi Ternyata Bisa Disulap Jadi Kemasan Pangan Ramah Lingkungan

KATUKPOLI hingga Reinventing Ikan Salai Patin Antarkan Mahasiswa UIN Suska Riau Raih Juara Umum Nusantara Muda 2026

KATUKPOLI hingga Reinventing Ikan Salai Patin Antarkan Mahasiswa UIN Suska Riau Raih Juara Umum Nusantara Muda 2026

Infrastruktur Jadi Lebih Tangguh, Peneliti UI Ciptakan Aspal Buton-Oli Bekas

Infrastruktur Jadi Lebih Tangguh, Peneliti UI Ciptakan Aspal Buton-Oli Bekas

BRIN Bikin Tempe Tanpa Kacang Kedelai, Ini Hasilnya

BRIN Bikin Tempe Tanpa Kacang Kedelai, Ini Hasilnya

Next Post

Festival Sepakbola RJL U12 Sukses, SSB Respa Raih Piala Pj Gubri SF Hariyanto

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.