• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

TikTok akan Dilarang Trump, Dicurigai Mencuri Data Pengguna

Romi J. by Romi J.
17 Juli 2020
TikTok akan dilarang trump

TikTok. (Foto: Net)

120
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Aplikasi TikTok akan dilarang Trump di Amerika Serikat (AS). Sebab utamanya, TikTok dicurigai mencuri data pengguna dan menyerahkannya ke pemerintah Cina.

Apa itu TikTok, dan mengapa TikTok akan dilarang Trump dengan alasan mencuri data pengguna? Berikut data-data menarik soal TikTok yang bertuahpos rangkum dari The Guardian.

Apa itu TikTok?

TikTok pada dasarnya adalah aplikasi untuk berbagi video pendek dengan durasi 15 sampai 60 detik. Video tersebut bisa ditambahkan musik atau dialog dari film atau rekaman sendiri.

Darimana TikTok berasal?

TikTok pada awalnya adalah aplikasi lip sync bernama Musical.ly. Kemudian, pada tahun 2018, Musical.ly dibeli perusahaan Cina, ByteDance, dan diluncurkan kembali dengan sejumlah fitur tambahan.

TikTok kemudian meledak dan banyak didownload. Bahkan, pada quartal pertama 2020, TikTok menjadi aplikasi terpopuler dengan hampir 2 miliar download.

Pengguna utama TikTok disebutkan adalah generasi muda antara umur 16 hingga 24 tahun.

Lalu, dimana masalahnya?

Karena berinduk ke perusahaan Cina ByteDance, TikTok ditakutkan memberikan data pengguna ke pemerintah Cina. Jika TikTok tidak memberikan data pengguna, maka pemerintah Cina yang ditakutkan akan mencurinya.

Kemudian, ada kekhawatiran soal privasi di TikTok. Kepala analis perusahaan keamana siber Vectra, Chris Morales mengatakan TikTok ditakutkan bisa mengambil data pengguna lebih banyak daripada yang disadari oleh pengguna itu sendiri.

“Secara teori, kamu bisa melacak posisi seseorang di lokasi tertentu, seperti pangkalan militer atau gedung pemerintah,” jelas Chris.

TikTok juga memiliki kekurangan, seperti yang di pada awal tahun 2020 lalu. Hacker atau seseorang bisa menyusup ke akun orang lain, memposting video tanpa izin, atau menghapus video dalam akun tersebut.

Kecurigaan TikTok mencuri data pengguna semakin diperkuat dengan syarat pembuatan akun TiKTok yang membutuhkan email, nomor telepon, dan link ke media sosial lain.

Selain itu, TikTok juga meminta akses ke lokasi pengguna, kamera dan audio perekam, dan data kontak pengguna.

Semua itu, menurut perusahaan keamanan siber mobile Lookout, membuat TikTok dengan mudah mengumpulkan semua data penggunanya.

“Dan fakta bahwa TikTok dimiliki perusahaan Cina menjadi perhatian di masalah keamanan,” kata Manager Solusi Keamanan Lookout, Hank Schless.

India sudah memblokir TikTok sejak bulan Juni lalu. AS juga telah menginstruksikan personel militernya menghapus akun TikTok sejak Desember 2019 lalu.

Kemudia, minggu lalu, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo juga mengatakan akan menimbang melarang TikTok di AS.

TikTok sendiri membantah semua tuduhan dan kecurigaan tersebut. TikTok membantah memberikan data pengguna kepada pemerintah Cina, bahkan jika pemerintah Cina memintanya. (bpc4)

Tags: TiktokTrump
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Finance

Dampak Kebijakan Tarif Impor Donald Trump: Pukulan bagi Ekspor Indonesia dan Stabilitas Perdagangan Global

...

Read moreDetails
TikTok Shop Tokopedia dapat ‘Jatah’ Uji Coba 3 Bulan

TikTok Shop Tokopedia dapat ‘Jatah’ Uji Coba 3 Bulan

aplikasi tiktok, live streaming dewasa

TikTok Shop Gandeng Tokopedia untuk Bisa Kembali Buka di Indonesia

Temu: Platform yang Dikabarkan Gantikan TikTok Shop

Temu: Platform yang Dikabarkan Gantikan TikTok Shop

TikTok Shop bunuh UMKM

TikTok Shop Tanpa Regulasi Akan Menggerus UMKM dan Pasar Tradisional

aplikasi tiktok, live streaming dewasa

Sandi dan Teten Satu Suara, Banyak Produk China Dijual Lewat TikTok Shop, Project S Bakal Bunuh UMKM Lokal

Next Post

Soal Tantangan Jerinx, dr Indra Yovi: Jangan Kehilangan Fokus

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.