• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Korupsi, Nepotisme, dan Cinta Kemewahan, Dinasti Bani Umayyah Runtuh

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 September 2019
180
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Dinasti Umayyah diakui membuat banyak kemajuan dalam dunia Islam, baik dama ilmu pengetahuan maupun dibidang keagamaan. Namun, pada akhirnya Bani Umayyah runtuh karena gaya hidup yang jauh dari tuntunan Islam.

Kondisi ini juga diperparah dengan ketidakstabilan politik dalam negeri. Pemberontakan mereda dan kemakmuran memang mampu dicapai pada masa khalifah Umar bin Abdul Aziz. Namun, Umar hanya berkuasa sekitar tiga tahun, dan penggantinya tidaklah secakap Umar.

Setelah berkuasa selama lebih kurang 90 tahun (41-132 Hijriah atau 661-750 Masehi), Dinasti Bani Umayyah digulingkan oleh Dinasti Bani Abbasiyah.

Abdul Syukur al-Azizi dalam bukunya yang berjudul Sejarah Terlengkap Peradaban Islam menuliskan penyebab kejatuhan Bani Umayyah adalah perilaku korup, boros, dan bermewah-mewahan dari kalangan istana. Selain itu, sistem khalifah yang diturunkan (monarki) juga menimbulkan persaingan tidak tidak sehat untuk merebut posisi khalifah.

Dalam pemerintahan, pejabat hanya dipilih berdasarkan faktor suka dan tak suka. Akibatnya, banyak pejabat yang mengisi posisi yang bukan bidangnya.

3 Rabi’ul Awwal 132 Hijriah, saat Bani Umayyah tengah mengalami kemunduran, Abdullah as-Saffah dibaiat sebagai khalifah pertama Bani Abbasiyah. Hal itu terdengar oleh khalifah terakhir Bani Umayyah, Marwan bin Muhammad.Â

Marwan bin Muhammad segera berangkat untuk memadamkan pemberontakan tersebut. Namun, pasukannya dikalahkan pasukan as-Saffah, sehingga Marwan melarikan diri ke Mesir. Namun, dia dikejar, dan terbunuh di desa bernama Bushir.

Dengan kematian Marwan bin Muhammad, maka berakhirlah kekuasaan Dinasti Bani Umayyah. Mereka digantikan oleh Dinasti Bani Abbasiyah. (bpc2)

Tags: Bani UmayyahDinasti Bani Umayyah Runtuhkehancuran bani umayyah
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita

Catatan Sejarah 16 Januari: Runtuhnya Dinasti Umayyah

...

Read moreDetails

Bobroknya Kota Mekkah dan Madinah di Zaman Dinasti Umayyah

Catatan Sejarah 16 Januari: Runtuhnya Dinasti Umayyah

Hilangnya Kesakralan Kota Mekkah dan Madinah di Zaman Bani Umayyah

Mekkah dan Madinah

Zaman Bani Umayyah, Mekkah dan Madinah Jadi Kota Kemewahan

Bani Umayyah

Runtuhnya Bani Umayyah

Next Post

Hotspot Sumatera 50 Titik, Riau Masih Jadi Daerah Penyumbang Tertinggi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.