Hilangnya Kesakralan Kota Mekkah dan Madinah di Zaman Bani Umayyah

Jumat, 01 Januari 2021 08:07
Hilangnya Kesakralan Kota Mekkah dan Madinah di Zaman Bani Umayyah

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Seorang sejarawan barat, Philip K Hitti dalam bukunya History of The Arabs (1937) mencatat keadaan bobrok Kota Mekkah dan Madinah semasa Bani Umayyah. Terkecuali semasa khalifah Umar bin Abdul Aziz, kemewahan menjangkiti Kota Mekkah dan Madinah.

Di kota Mekkah dan Madinah, bermunculan istana dan rumah-rumah mewah. Istana dan rumah mewah ini dilengkapi dengan pembantu, budak, dan barang mewah. Mekkah dan Madinah berubah menjadi kota tempat bagi mereka yang menyukai kemewahan.

Advertisement

Penduduk Mekkah dan Madinah sangat diuntungkan dengan banyaknya jemaah haji yang datang setiap tahun. Mereka berlomba untuk mengeruk keuntungan dan kekayaan sebanyak-banyaknya.

Dengan kemewahan dan kekayaan yang terus mengalir, kesakralan Mekkah dan Madinah perlahan hilang. Dua kota ini berkembang menjadi pusat kenikmatan dunia.

Baca: Islam Merupakan yang Pertama Di Dunia Melakukan Sensus Penduduk

Di Kota Mekkah, dibangun sejenis klub. Klub ini menjadi tempat orang menggantungkan jubahnya, kemudian bersenang-senang, bermain catur, dadu, atau sekedar membaca.

Di Kota Madinah, menjamur rumah-rumah bordil (buyut al-qiyan), yang banyak dikunjungi. Para biduanita budak (qiyan) terus bertambah dari waktu ke waktu. (bpc4)

Berita Terkini

Minggu, 17 Januari 2021 18:30

Menelaah Potensi Saham Otomotif 2021

#saham #otomotif

Minggu, 17 Januari 2021 16:34

Begini Kondisi Indeks Pembangunan Manusia Riau di Tahun Pandemi

#IPM #ruau #covid

Minggu, 17 Januari 2021 15:33

DKP Riau Akui Illegal Fishing Masih Hantui Perairan Rohil

#IllegalFishing #hukum #Laut #perikanan

Minggu, 17 Januari 2021 14:30

Cara Ustman Bin Affan Bersikap Dermawan

#UstmanBinAffan #Islampedia

Minggu, 17 Januari 2021 13:30

Paspor Jepang Terkuat di Dunia 2021, Kok Bisa?

#travelling #paspor #jepang

Minggu, 17 Januari 2021 12:32

Ekonomi Sulit, Protes Meletus, Warga Tunisia Marah

#Protes #tunisia #internasional