• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

​Seni Menjadi Manusia: Antara Mahakarya Rupa dan Kedalaman Jiwa 

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
1 April 2026
​Seni Menjadi Manusia: Antara Mahakarya Rupa dan Kedalaman Jiwa 
Share on FacebookShare on Twitter
Penulis: Daru TS

DI keheningan Rabu yang sejuk, 12 Syawal 1447 H, saat alam semesta bersujud dalam harmoni, kita diajak untuk sejenak bercermin. Bukan sekadar melihat pantulan wajah di kaca, melainkan menilik hakikat keberadaan kita melalui cahaya firman Allah dalam Surah At-Taghabun ayat 3:

​”Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar, Dia membentuk rupamu lalu memperbagus rupamu, dan kepada-Nya tempat kembali.”

 Hakikat Penciptaan: Tiada yang Sia-sia

​Allah menegaskan bahwa langit, bumi, dan diri kita tidak hadir karena kebetulan. Ada konsep Al-Haqq di sana—sebuah tujuan yang benar dan mulia. Kita adalah bagian dari desain agung sang Khalik. Saat Allah mengatakan bahwa Dia “memperbagus rupamu” (fa ahsana shuwarakum), itu adalah pengakuan Ilahi bahwa setiap manusia adalah mahakarya unik yang lahir dari kebijaksanaan-Nya yang tanpa batas.

Melampaui Estetika Fisik

​Keindahan fisik memang pemberian Allah, namun ia bukanlah “mata uang” yang berlaku di hadapan-Nya. Dalam sebuah hadits monumental, Rasulullah ﷺ mengingatkan kita:

​”Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa kalian dan harta kalian, tetapi Dia melihat hati dan amal kalian.” (HR. Muslim)

​Ini adalah sebuah “revolusi nilai”. Di dunia yang sering kali memuja standar kecantikan semu dan kemewahan materi, Islam datang untuk memerdekakan manusia.

Nilai sejati kita tidak terletak pada seberapa simetris wajah kita, melainkan pada seberapa tulus getaran iman di dalam dada dan seberapa bermanfaat jejak langkah kita bagi sesama.

Manifestasi Syukur dalam Keseharian

​Memahami ayat dan hadits di atas menuntut kita untuk mengubah cara pandang dalam menjalani hidup:

​Penerimaan Diri yang Utuh: Berhenti membandingkan fisik kita dengan orang lain. Iri pada rupa orang lain secara tidak langsung meragukan pilihan Allah dalam membentuk kita. Cintailah diri sebagai bentuk penghormatan kepada Penciptanya.

​Investasi Hati dan Amal: Jika kita bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk merawat rupa, sudahkah kita meluangkan waktu sejenak untuk membersihkan hati dari penyakit iri, dengki, dan sombong? Hati adalah lokomotif bagi setiap amal.

​Rendah Hati sebagai Pondasi: Kecantikan, ketampanan, dan kekuatan adalah titipan yang memiliki “masa kedaluwarsa”. Kesadaran bahwa kita akan kembali kepada-Nya (ilaihil mashir) seharusnya meluluhkan setiap benih kesombongan di dalam jiwa.

​Penutup dan Doa

​Hidup adalah perjalanan pulang. Kita diciptakan dengan indah agar bisa beribadah dengan indah pula. Semoga di hari yang berkah ini, setiap tarikan napas kita menjadi syukur, dan setiap langkah kita menjadi amal saleh.

​Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, taufiq, dan hidayah-Nya. Semoga kita dikaruniai kesehatan lahir batin, rezeki yang halal lagi berkah, serta dimudahkan dalam segala urusan dunia maupun akhirat. Di atas segalanya, semoga Allah menjaga kita dalam lindungan-Nya hingga saat kita kembali ke haribaan-Nya nanti.

​Amin Ya Rabbal ‘Alamin.

​Wallahu a’lam.***

Tags: Kajian islam
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Kekuasaan Allah Tak Terbendung, Manusia Wajib Berlindung kepada-Nya
Islampedia

Kekuasaan Mutlak Allah atas Langit dan Bumi

...

Read moreDetails
​Seni Menjadi Manusia: Antara Mahakarya Rupa dan Kedalaman Jiwa 

Kebangkitan Manusia dari Kubur, Bukti Kekuasaan Allah

Golongan Jin dalam Al-Qur'an, Ada yang Saleh dan Menyimpang

Golongan Jin dalam Al-Qur’an, Ada yang Saleh dan Menyimpang

Bahaya Meminta Perlindungan kepada Jin dalam Islam

Bahaya Meminta Perlindungan kepada Jin dalam Islam

Adab Berjalan dan Berbicara dalam Islam, Cerminan Akhlak Mulia

Adab Berjalan dan Berbicara dalam Islam, Cerminan Akhlak Mulia

Tanda Kebesaran Allah dalam Penciptaan Langit dan Bumi

Next Post
Pemimpin Divisi di Garda Depan, HUT ke-60 BRK Syariah Berlangsung Khidmat, Penuh Haru dan Kebanggaan

Pemimpin Divisi di Garda Depan, HUT ke-60 BRK Syariah Berlangsung Khidmat, Penuh Haru dan Kebanggaan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.