• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Oktober 18, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

KAJIAN ISLAM: Bencana dalam Pandangan Islam, Peringatan yang Tidak Boleh Diabaikan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
6 Mei 2026
KAJIAN ISLAM: Bencana dalam Pandangan Islam, Peringatan yang Tidak Boleh Diabaikan

Foto: Ilustrasi.

164
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bencana yang mengguncang bumi bukan selalu fenomena alam semata, melainkan bisa menjadi pesan langsung dari Allah kepada manusia yang lalai.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Mulk ayat 17:

اَمْ  اَمِنْتُمْ  مَّنْ  فِى  السَّمَآءِ  اَنْ  يُّرْسِلَ  عَلَيْكُمْ  حَا صِبًا  ۗ فَسَتَعْلَمُوْنَ  كَيْفَ  نَذِيْرِ

“Atau sudah merasa amankah kamu, bahwa Dia yang di langit tidak akan mengirimkan badai yang berbatu kepadamu? Namun kelak kamu akan mengetahui bagaimana akibat mendustakan peringatan-Ku.”

Ayat tersebut membuka mata bahwa rasa aman yang berlebihan adalah jebakan berbahaya bagi manusia. Teknologi canggih, sistem peringatan dini, dan konstruksi bangunan sekuat apapun tidak mampu membendung kehendak Allah jika azab-Nya telah diputuskan.

Sejarah mencatat bagaimana kaum ‘Ad dihancurkan oleh angin yang Allah kirimkan selama tujuh malam delapan hari tanpa henti. Mereka adalah kaum yang kuat secara fisik dan bangga dengan peradabannya, namun keangkuhan itu justru mempercepat kebinasaan mereka.

Hal serupa menimpa kaum Nabi Luth yang diazab dengan hujan batu dari langit akibat kemaksiatan yang mereka normalkan. Peristiwa-peristiwa itu bukan dongeng masa lalu, melainkan pelajaran yang Allah abadikan dalam Al-Qur’an agar setiap generasi mengambil ibrah darinya.

Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ selalu berubah raut wajahnya ketika melihat awan gelap atau angin kencang berhembus. Beliau bolak-balik masuk dan keluar rumah karena mengkhawatirkan kemungkinan azab tersembunyi di balik awan yang tampak seperti rahmat itu, sebagaimana disebutkan dalam riwayat Bukhari dan Muslim.

Sikap Nabi ﷺ tersebut mengajarkan bahwa seorang mukmin tidak boleh merasa terlalu nyaman hingga lupa bahwa Allah memiliki kuasa penuh atas segala kejadian di langit dan bumi. Kehati-hatian dan doa ketika menghadapi tanda-tanda alam adalah cerminan iman yang matang, bukan tanda kelemahan.

Musibah yang menimpa suatu negeri juga bisa menjadi cara Allah membangunkan masyarakat dari tidur panjang kelalaian. Bukan berarti setiap korban bencana adalah orang yang berdosa, namun peristiwa besar selalu membawa undangan untuk kembali mengevaluasi hubungan manusia dengan Tuhannya.

Orang beriman menyikapi bencana dengan dua hal sekaligus: membantu korban secara nyata dan merenungi pesan yang tersimpan di balik kejadian tersebut. Mereka tidak berhenti pada pertanyaan “mengapa ini terjadi” tetapi bergerak menuju “apa yang harus aku perbaiki setelah ini.”

Mendustakan peringatan Allah tidak harus dalam bentuk pengingkaran lisan, bisa juga berupa gaya hidup yang terus mengundang murka-Nya tanpa rasa takut akan konsekuensinya. Ayat ini mengingatkan bahwa akibat dari sikap itu akan benar-benar dirasakan, baik dalam kehidupan dunia maupun di hari perhitungan kelak.

Maka setiap kali bumi berguncang, banjir melanda, atau langit mengirimkan badai, jadikanlah itu sebagai momen untuk memperbarui ketundukan kepada Allah. Hanya dengan hati yang senantiasa waspada dan lisan yang tak henti berzikir, seorang Muslim melewati setiap ujian alam dengan keimanan yang justru semakin kokoh.

Tags: IslampediaKajian islam
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Kekuasaan Allah Tak Terbendung, Manusia Wajib Berlindung kepada-Nya
Islampedia

Kekuasaan Mutlak Allah atas Langit dan Bumi

...

Read moreDetails
​Seni Menjadi Manusia: Antara Mahakarya Rupa dan Kedalaman Jiwa 

Kebangkitan Manusia dari Kubur, Bukti Kekuasaan Allah

Golongan Jin dalam Al-Qur'an, Ada yang Saleh dan Menyimpang

Golongan Jin dalam Al-Qur’an, Ada yang Saleh dan Menyimpang

Bahaya Meminta Perlindungan kepada Jin dalam Islam

Bahaya Meminta Perlindungan kepada Jin dalam Islam

Adab Berjalan dan Berbicara dalam Islam, Cerminan Akhlak Mulia

Adab Berjalan dan Berbicara dalam Islam, Cerminan Akhlak Mulia

Tanda Kebesaran Allah dalam Penciptaan Langit dan Bumi

Next Post
Penghambat Investasi Bukan Minat Investor, HKI Ungkap Lemahnya Eksekusi Kebijakan

Penghambat Investasi Bukan Minat Investor, HKI Ungkap Lemahnya Eksekusi Kebijakan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.