• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Dakwah dengan Lembut, Teladan Nabi Nuh Menyampaikan Kebenaran

Oleh: Daru TS

Junaidi by Junaidi
22 Juli 2026
Dakwah dengan Lembut, Teladan Nabi Nuh Menyampaikan Kebenaran
236
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dakwah dengan lembut menjadi salah satu teladan utama yang diperlihatkan Nabi Nuh ‘alaihis salam ketika menyeru kaumnya kepada kebenaran. Dalam kajian Islam, cara beliau membuka seruan tersebut menyimpan hikmah mendalam tentang bagaimana menyampaikan kebaikan tanpa kekerasan.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengabadikan momen tersebut melalui firman-Nya:

قَا لَ  يٰقَوْمِ  اِنِّيْ  لَـكُمْ  نَذِيْرٌ  مُّبِيْنٌ ۙ

“Dia (Nuh) berkata, Wahai kaumku! Sesungguhnya aku ini seorang pemberi peringatan yang menjelaskan kepada kamu.” (QS. Nuh 71: Ayat 2).

Ayat tersebut memperlihatkan bagaimana Nabi Nuh memulai dakwahnya dengan kejujuran dan kelembutan, bukan paksaan. Beliau menegaskan posisinya sekadar sebagai pemberi peringatan yang diutus Allah, tanpa berambisi memaksakan kehendak kepada siapa pun.

Sikap ini menunjukkan prinsip dasar dakwah dalam Islam, yakni tugas seorang rasul hanyalah menyampaikan risalah dengan sejelas-jelasnya. Urusan hidayah dan penerimaan hati sepenuhnya berada dalam kuasa Allah semata.

Keberhasilan sebuah dakwah pun semestinya tidak diukur dari banyaknya pengikut yang berhasil diraih. Kesungguhan dalam menyampaikan kebenaran justru menjadi tolok ukur yang lebih utama di hadapan Allah.

Pendekatan yang lembut terbukti lebih mudah menyentuh hati dibandingkan ucapan kasar yang cenderung menimbulkan penolakan. Prinsip ini relevan diterapkan setiap muslim, mengingat setiap orang memiliki tanggung jawab untuk saling mengingatkan dalam kebaikan sesuai kemampuannya masing-masing.

Keteladanan menyampaikan peringatan dengan bijak juga tergambar dalam sabda Rasulullah ﷺ. Beliau bersabda:

“Perumpamaan aku dan risalah yang Allah utus kepadaku adalah seperti seseorang yang datang kepada suatu kaum lalu berkata: ‘Wahai kaumku, sungguh aku telah melihat pasukan dengan kedua mataku. Maka selamatkanlah diri kalian!'” (HR. al-Bukhari no. 6482 dan Muslim no. 2283)

Perumpamaan tersebut menggambarkan urgensi seorang pemberi peringatan yang segera menyampaikan bahaya demi keselamatan kaumnya. Sama seperti Nabi Nuh, Rasulullah ﷺ pun tampil dengan kejujuran penuh tanpa menyembunyikan risiko yang mengintai umatnya.

Pelajaran dari kedua kisah ini mengingatkan setiap muslim bahwa menyampaikan kebenaran tidak memerlukan cara yang keras maupun memaksa. Ketulusan, kejelasan, dan kelembutan justru menjadi kunci agar pesan kebaikan lebih mudah diterima oleh siapa saja yang mendengarnya.

Tags: IslampediaKajian islam
Share6Tweet4Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Junaidi

Junaidi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kekuasaan Allah Tak Terbendung, Manusia Wajib Berlindung kepada-Nya
Islampedia

Kekuasaan Mutlak Allah atas Langit dan Bumi

...

Read moreDetails
​Seni Menjadi Manusia: Antara Mahakarya Rupa dan Kedalaman Jiwa 

Kebangkitan Manusia dari Kubur, Bukti Kekuasaan Allah

Golongan Jin dalam Al-Qur'an, Ada yang Saleh dan Menyimpang

Golongan Jin dalam Al-Qur’an, Ada yang Saleh dan Menyimpang

Bahaya Meminta Perlindungan kepada Jin dalam Islam

Bahaya Meminta Perlindungan kepada Jin dalam Islam

Adab Berjalan dan Berbicara dalam Islam, Cerminan Akhlak Mulia

Adab Berjalan dan Berbicara dalam Islam, Cerminan Akhlak Mulia

Tanda Kebesaran Allah dalam Penciptaan Langit dan Bumi

Next Post
Negara Pisang Uganda Ubah Limbah 220 Ton Jadi Karpet Ekspor

Negara Pisang Uganda Ubah Limbah 220 Ton Jadi Karpet Ekspor

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.