• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 13, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Awal Ramadan 2025 Berpotensi Berbeda, Lebaran Tetap Sama

BRIN dan MUI Punya Pendangan Berbeda soal Awal Masuknya Bulan Puasa Tahun Ini.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
28 Februari 2025
Awal Ramadan 2025 Berpotensi Berbeda, Lebaran Tetap Sama

Awal Ramadan 2025 Berpotensi Berbeda, Lebaran Tetap Sama

110
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah, Cholil Nafis, memprediksi awal Ramadan 1446 H/2025 berpotensi berbeda antara pemerintah dan Muhammadiyah.

Namun, dia menyebut perbedaan ini hanya terjadi pada awal puasa, sedangkan Hari Raya Idulfitri diperkirakan jatuh pada tanggal yang sama.

“Mulai puasa tahun 1446 H/2025 potensi berbeda, tapi lebaran sepakat bersama,” tulis Cholil dalam akun Twitter pribadinya, @cholilnafis, Jumat (28/2).

Cholil menjelaskan bahwa penentuan awal Ramadan dalam kriteria Menteri-Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) mengacu pada imkanur rukyat, yakni kemungkinan hilal terlihat. Syaratnya, hilal harus mencapai ketinggian minimal 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.

Namun, berdasarkan perhitungan, pada Jumat, 28 Februari, hilal hanya memenuhi kriteria tersebut di Aceh, sementara di Jawa Timur dan wilayah timur Indonesia, hilal diprediksi sulit terlihat.

“Pada akhir Syakban, 28 Februari, tinggi hilal di Jakarta sudah 4 derajat, elongasi 6,02 derajat. Sedangkan di Jawa Timur, tinggi hilal 3 derajat dengan elongasi 5,9 derajat, yang belum memenuhi kriteria MABIMS,” jelas Cholil.

Dia menambahkan, jika rukyatul hilal di Aceh berhasil dilakukan, maka awal Ramadan kemungkinan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Namun, jika hilal tidak terlihat, maka bulan Syakban akan digenapkan menjadi 30 hari, sehingga awal puasa dimulai pada Minggu, 2 Maret 2025.

“Pemerintah bisa punya skenario, tetap diisbatkan Sabtu, baik rukyah berhasil atau tidak,” tambahnya.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebelumnya telah memperkirakan awal Ramadan akan jatuh pada 2 Maret 2025.

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaludin, menjelaskan bahwa posisi hilal saat magrib pada 28 Februari di Banda Aceh berada di ketinggian 4,5 derajat dengan elongasi 6,4 derajat. Sementara di Surabaya, ketinggian hilal hanya 3,7 derajat dengan elongasi 5,8 derajat.

Karena kriteria MABIMS belum sepenuhnya terpenuhi di beberapa daerah, Thomas memprediksi kemungkinan besar rukyat hilal akan gagal, sehingga 1 Ramadan 1446 H berpotensi jatuh pada 2 Maret 2025. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil Sidang Isbat yang akan digelar pemerintah pada Jumat (28/2) petang.

Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan awal puasa pada Sabtu, 1 Maret 2025, berdasarkan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal yang mereka gunakan. Pemerintah akan mengumumkan keputusan resmi mengenai awal Ramadan setelah Sidang Isbat.***

Tags: Islampediaramadan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Kekuasaan Allah Tak Terbendung, Manusia Wajib Berlindung kepada-Nya
Islampedia

Kekuasaan Mutlak Allah atas Langit dan Bumi

...

Read moreDetails
​Seni Menjadi Manusia: Antara Mahakarya Rupa dan Kedalaman Jiwa 

Kebangkitan Manusia dari Kubur, Bukti Kekuasaan Allah

Golongan Jin dalam Al-Qur'an, Ada yang Saleh dan Menyimpang

Golongan Jin dalam Al-Qur’an, Ada yang Saleh dan Menyimpang

Bahaya Meminta Perlindungan kepada Jin dalam Islam

Bahaya Meminta Perlindungan kepada Jin dalam Islam

Adab Berjalan dan Berbicara dalam Islam, Cerminan Akhlak Mulia

Adab Berjalan dan Berbicara dalam Islam, Cerminan Akhlak Mulia

Tanda Kebesaran Allah dalam Penciptaan Langit dan Bumi

Next Post
Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru Wajib Tutup

Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru Wajib Tutup

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.