• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Gajah Mati Perlahan Karena Makan Plastik

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
28 November 2020
kawanan gajah sri langka

Gajah mencari makan di tumpukan sampah plastik, mengakibatkan ancaman kematian. (Net)

106
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Jumlah sampah pastik yang semakin banyak menumpuk menjadi ancaman serius bagi kawanan gajah di Sri Langka. Pemerintah setempat terpaksa harus membangun parit berukuran besar di sekitar tumpukan sampah supaya kawanan gajah ini tidak lagi mencari makan di sekitaran gunungan sampah plastik.

Meningkatnya volume sampah plastik di Sri Langka menjadi ancaman serius bagi kawanan gajah ini. Mereka harus mencari makan di sekitar kawasan itu, persisnya di tempat pembuangan akhir dekat wilayah cagar alam di Kota Ampara.

BBC Indonesia melaporkan, kawanan gajah memakan sisa-sisa makanan bersama plastik, yang membunuh mereka secara perlahan, kata pihak berwenang. Foto gajah-gajah mencari makan di antara sampah di Ampara telah mengejutkan para pegiat lingkungan.

Plastik dari TPA diketahui sebagai pembunuh gajah liar, yang jumlahnya diperkirakan sekitar 7.500 ekor di Sri Lanka. TPA di Ampara dibangun sekitar sepuluh tahun lalu di dekat wilayah cagar alam yang merupakan habitat 300 gajah.

Pemerintah Sri Lanka telah berusaha melindungi gajah dan kehidupan liar lain dengan kebijakan larangan impor terhadap banyak produk plastik.Pagar listrik dipasang di sekitar wilayah TPA untuk mencegah gajah masuk.

Namun pagar tersebut tidak ampuh, yang memaksa pemerintah untuk menggali parit di sekitar TPA sebagai gantinya. Namun demikian, warga setempat berkata mereka tidak yakin dengan rencana pemerintah untuk menangani gajah-gajah itu.

“Tidak ada rencana atau sistem yang memadai untuk ini,” kata P H Kumara, anggota kelompok tani setempat, kepada kantor berita Reuters. Sebanyak 361 ekor gajah mati di Sri Lanka sepanjang 2019, menurut kelompok lingkungan.

Itu merupakan jumlah kematian gajah terbanyak yang dilaporkan sejak Sri Lanka merdeka pada 1948, kata para pelestari alam. Kebanyakan dari mereka dibunuh oleh manusia. Membunuh gajah adalah kejahatan di Sri Lanka. Hewan itu dihormati, tapi beberapa petani menganggap mereka sebagai hama.

Saat mencari makan, gajah-gajah sering terlibat konflik dengan masyarakat desa, seperti di Ampara. 

“Gajah-gajah liar yang datang ke TPA diam di sini siang dan malam,” kata Kumara. “Mereka kemudian pergi ke desa sekitar dan mengganggu warga desa, properti dan lahan pertanian mereka,” katanya. “Hasilnya ialah konflik manusia-gajah semakin memburuk dan kita kehilangan gajah-gajah yang merupakan aset nasional.”

(bpc2)

Tags: cara memelihara gajahgajah adalahgajah matikawanan gajahkonflik gajah
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Satwa Dilindungi
Berita

Gajah Masuk ke Pemukiman Warga, BKSDA: Jangan Disakiti

...

Read moreDetails
ruang gerak gajah

Mati Karena Diracun, Ruang Gerak Gajah di Riau Perlu Dipetakan

BKSDA Masih Tunggu Hasil Ujilab untuk Memastikan Penyebab Kematian Gajah di Bengkalis

gajah melintas tol pekanbaru-dumai

Gajah Liar Ngamuk Rusak Rumah Warga di Tapung Kampar

Gajah Sumatera Mati

Seekor Gajah Ditemukan Mati di Ukui, Diduga Karena Sakit

gajah mati

Gajah Betina Tua Kembali Ditemukan Mati di Pelalawan

Next Post

Sempat Tak Diterima, Persija Dapatkan Lisensi Klub Profesional AFC Setelah Banding

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.