• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Tantangan Buah Durian untuk Jadi Komoditi Unggul dari Pisang hingga Mangga

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
22 Desember 2024
Tantangan Buah Durian untuk Jadi Komoditi Unggul dari Pisang hingga Mangga

Buah durian salah satu komoditi unggulan Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Selain pisang dan mangga, durian adalah komoditas hasil pertanian unggul di Indonesia. Buah ini bernilai ekonomi tinggi. Terutama di beberapa provinsi.

Menurut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), produksi durian berada di urutan keenam, setelah pisang, mangga, jeruk, rambutan dan salak.

Adapun provinsi paling produktif, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatra Barat dan Sumatra Utara.

“Tercatat sejak tahun 2019 hingga 2022, luas panen buah durian bervariasi,” kata Peneliti Ahli Madya di Pusat Riset Hortikultura BRIN, Ni Luh Putu Indriyani.

Sementara upaya pemuliaan tanaman ini, terus dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya genetik sebagai basis program pengembangan varietas unggul baru.

Indonesia memiliki 21 dari 27 spesies durian yang dikenal di dunia. Ada 114 varietas unggul baru yang terdaftar hingga 2024.

“Masih banyak durian liar yang belum teridentifikasi. Penyerbukan terbuka pada durian memperkaya variabilitas genetik di alam,” ungkap, 

Penelitian dan Pemuliaan Durian

Penelitian tentang sumber daya genetik durian mencakup karakterisasi, evaluasi, eksplorasi durian unggul daerah, hingga persilangan antar tetua terpilih.

BRIN juga mengelola database karakter durian melalui situs web.

Di Kebun Percobaan (KP) Subang dan KP Aripan, koleksi tanaman durian terus bertambah, dengan ratusan tanaman dan puluhan aksesi.

Menurut Indriyani, varietas unggul yang diminati konsumen adalah durian dengan berat 1,6–2,5 kilogram. Memiliki daging buah kuning, manis legit, pulen, tebal, dan berbiji kecil.

Kalau pedagang menginginkan buah durian yang tahan simpan. Sedangkan petani mengharapkan pohon durian yang produktif, tahan penyakit, dan cepat panen. 

Identifikasi masalah ini, menjadi tantangan untuk menghadirkan jenis durian baru.

Sejak tahun 2010, pemuliaan durian sudah dilakukan. Yakni secara selektif untuk memilih para tetuanya. Seperti Matahari, Kani, Otong, dan Sitokong.

Karena durian merupakan tanaman tahunan, perlu waktu lama untuk pemuliaannya. “Maka, teknologi marka molekuler sangat membantu mempercepat proses seleksi dan persilangan,” kata Indriyani.

Beberapa tantangan dalam pengembangan durian di Indonesia meliputi:

Hama dan Penyakit: Penyakit Pythium menyebabkan tanaman mati mendadak, sementara penggerek batang melemahkan tanaman dengan melubangi batang.

Masalah Pengairan: Kerusakan pompa air dan kekeringan saat musim kemarau sering menghambat pertumbuhan tanaman.

Keamanan Tanaman: Kerusakan tanaman muda dan pencurian buah saat panen menjadi ancaman serius.

Pendanaan Terbatas: Durian sempat tidak menjadi prioritas, sehingga pemeliharaannya kurang optimal.

Menurut Indriyani, meski menghadapi banyak tantangan, durian tetap menjadi salah satu komoditas potensial di Indonesia.

“Dengan dukungan riset, teknologi, dan pendanaan yang memadai, diharapkan pengembangan durian dapat meningkatkan produktivitas dan kualitasnya untuk pasar domestik dan internasional,” tuturnya.***

Tags: pertanian
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Krisis Air Terparah, Sri Lanka Siapkan Rencana Olah Air Laut
Internasional

Krisis Air Terparah, Sri Lanka Siapkan Rencana Olah Air Laut

...

Read moreDetails
Kolaborasi antara mahasiswa agroteknologi dan teknik elektro UIN Suska Riau berhasil menciptakan smart farming berbasis internet of thing untuk apotek hidup di lokasi KKN mereka.

Mahasiswa UIN Suska Riau Berhasil Kembangkan Teknologi Smart Farming IoT untuk Apotek Hidup di Lokasi KKN

RPB Inisiasi Gerakan Tanam 100 Ribu Bibit Cabai di Agustus Ini

RPB Inisiasi Gerakan Tanam 100 Ribu Bibit Cabai di Agustus Ini

Padi Gamagora 7 Diklaim Jadi Solusi Ketahanan Pangan di Lahan Tadah Hujan

Padi Gamagora 7 Diklaim Jadi Solusi Ketahanan Pangan di Lahan Tadah Hujan

Tambah 18 Ribu Hektare Sawah, Riau Bidik Tekan Inflasi dan Stabilkan Harga Beras

Tambah 18 Ribu Hektare Sawah, Riau Bidik Tekan Inflasi dan Stabilkan Harga Beras

Produksi Jagung Nasional 2025 Melonjak hingga 16 Juta Ton Lebih

Produksi Jagung Nasional 2025 Melonjak hingga 16 Juta Ton Lebih, Daerah Ini Tetap Juaranya

Next Post
panji achmad

BI Pastikan Perputaran Uang di Riau Aman untuk Nataru 2024-2025

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.